Artikel ini perlu dikembangkan agar dapat memenuhi kriteria sebagai entri Wikipedia. Bantulah untuk mengembangkan artikel ini. Jika tidak dikembangkan, artikel ini akan dihapus. |
MyKad merupakan kartu identitas pintar Malaysia (bahasa Melayu: kad pengenalan Malaysia). Kartu ini wajib dimiliki oleh warga negara Malaysia yang berusia 12 tahun ke atas[1], diperkenalkan pertama kali oleh Departemen Pendaftaran Nasional Malaysia pada tanggal 5 September 2001 sebagai salah satu dari empat aplikasi unggulan MSC Malaysia[2] dan pengganti Kartu Identitas Berkualitas Tinggi (bahasa Melayu: Kad Pengenalan Bermutu Tinggi).
Pada tahun 2001, Malaysia menjadi negara pertama di dunia yang menggunakan kartu identitas yang menggabungkan identifikasi foto dan data biometrik sidik jari pada chip komputer bawaan yang tertanam dalam sekeping plastik. Tujuan utama kartu ini adalah sebagai alat validasi dan bukti kewarganegaraan selain akta kelahiran. MyKad juga dapat berfungsi sebagai surat izin mengemudi yang sah, kartu ATM, dompet elektronik, paspor, data kesehatan, hingga pembayaran elektronik sebagai bagian dari inisiatif Malaysian Government Multipurpose Card (GMPC) Kata ‘MyKad’ mempunyai arti tersendiri. Kata ‘My’ berarti Malaysia dan juga kata ganti nama kepunyaanku dalam bahasa Inggris. Sedangkan kata ‘Kad’ merujuk kepada kartu ataupun singkatan kepada ‘Kartu Akuan Diri’
- ↑ Noorhuzaimi, M.N.; Junaida, S.; Noraziah, A.; Huei Chen, K. (2008-08). "E-Visitor Information management System(E-VIMS) using MyKad". IEEE: 44–49. doi:10.1109/ICADIWT.2008.4664414. ISBN 978-1-4244-2623-2.
{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan|journal=; Periksa nilai tanggal dalam:|date=Pemeliharaan CS1: terbitan berkala memiliki ISBN (link) - ↑ www.komunikasi.gov.my https://www.komunikasi.gov.my/en/public/news/22137-msc-companies-to-transition-to-malaysia-digital-status. Diakses tanggal 2026-09-18.
{{cite web}}:|title=tidak ada atau kosong