Rabu, 30 September 2026
22:17 WIB
TERKINI
Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh
Musibah Patria

Musibah Patria

Bagikan:
330px-Sinking_of_the_Patria_%281940%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
SS Patria tenggelam di pelabuhan Haifa

Musibah Patria adalah peristiwa kapal tenggelam pada 25 November 1950 yang dilakukan oleh organisasi paramiliter Yahudi Haganah terhadap sebuah kapal samudera buatan Prancis seberat 11.885 ton SS Patria, di pelabuhan Haifa, menewaskan 267 orang dan melukai 172 orang.[1]

Pada waktu tenggelam, Patria mengangkut sekitar 1.800 pengungsi Yahudi asal Eropa yang diduduki Nazi yang dideportasi oleh otoritas Inggris dari Mandat Palestina ke Mauritius karena mereka kekurangan izin masuk. Organisasi-organisasi Zionis mengecam deportasi tersebut, dan kelompok paramiliter bawah tanah Haganah menanam sebuah bom dengan tujuan merusak kapal tersebut untuk mencegah kapal tersebut meninggalkan Haifa.

Haganah mengklaim bahwa mereka salah menghitung dampak dari ledakan tersebut. Bom meledakkan lapis baja dari kapal tersebut dan kapal tersebut tenggelam kurang dari 16 menit, menjebak ratusan orang yang ada di dalamnya. Inggris mengizinkan para korban selamat untuk menetap di Palestina atas dasar kemanusiaan. Siapa yang bertanggung jawab dan alasan sebenarnya dari kenapa Patria tenggelam masih menjadi misteri kontroversial sampai 1957, saat Munya Mardor, orang yang menanam bom tersebut, menerbitkan sebuah buku soal pengalaman-pengalamannya.[2]

Referensi

  1. ↑ "Deaths of 260 in 1940 ship explosion commemorated". JWeekly.com. San Francisco Jewish Community Publications Inc. 14 Desember 2001.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Mardor, Munya Meir (1970) [1957]. Shelihut Alumah: Pirke Mivtsaim Meyuhadim Be-Maarkhot Ha-Haganah (dalam bahasa hebrew). Tel Aviv: Tseva haganah le-Yisrael, Hotsaat Maarakhot: Misrad ha-bitahon.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)

Sumber lain

Bacaan tambahan

32°48′48″N 35°1′37″E / 32.81333°N 35.02694°E / 32.81333; 35.02694

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan