Sabtu, 17 Oktober 2026
23:18 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Museum of Sex

Museum of Sex

Bagikan:

40°44′39.4728″N 73°59′13.3476″W / 40.744298000°N 73.987041000°W / 40.744298000; -73.987041000

Museum Seks
250px-Museum_of_Sex%2C_New_York_City%2C_USA.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
osm-intl,13,a,a,250x200.png?lang=id&domain=id.wikipedia.org&title=Museum_of_Sex&revid=28049370&groups=_15a4458f767afa99965ed4ed3170df90272c900f&parser=parsoid
Didirikan5 Oktober 2002
Lokasi233 Fifth Avenue, Manhattan, New York City, New York, Amerika Serikat
Koordinat40°44′39″N 73°59′13″W / 40.7443°N 73.987°W / 40.7443; -73.987
Situs webmuseumofsex.com
250px-Museum_of_Sex_entrance_from_west.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Museum Seks
250px-Get_Off_and_Sex_Among_the_Lotus.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pintu masuk ke Museum of Sex dengan dua ekshibisi: "Get Off" dan "Sex Among the Lotus".

Museum Seks, yang lebih dikenal dengan nama MoSex, merupakan museum yang memiliki tema seks sebagai pamerannya. Museum ini terletak pada 233 Fifth Avenue di sudut timur 27th Street di Manhattan, New York City. Museum ini dibuka pada tanggal 5 Oktober 2002.

Sejarah

Didirikan oleh Daniel Gluck, museum ini didedikasikan untuk "sejarah, evolusi dan signifikansi kebudayaan dari seksualitas manusia."[1] Ini merupakan tujuan utama museum tersebut. Pada pamerannya, program dan publikasinya, Museum Seks berkomitmen untuk membuka percakapan dan pengenalan terhadap publik.[2] Museum ini memfokuskan koleksinya terhadap variasi preferensi dan subkultur seksual, termasuk diantaranya sejarah lesbian dan gay dan erotisme, BDSM, pornografi, dan pekerja seks. Walaupun benda pameran museum dipamerkan dengan cara edukatif, beberapa diantaranya memiliki isi yang eksplisit. Hal ini menyebabkan pengunjung museum ini harus berumur 18 tahun ke atas.

Museum ini tidak mendapatkan larangan dari Pemerintah Kota New York agar berada lebih dari 500 kaki dari gereja atau sekolah. Sejak museum ini dibuka, Museum Seks belum mendapat tentangan dari pihak religius dan bahkan mengadakan acara berjudul "Faith in Latex" yang mengundang pemuka agama dari Katolik, Pantekosta, Episkopalian, Buddha, dan Yahudi.[3]

Pameran perdana berjudul NYC Sex: How New York City Transformed Sex in America, difokuskan terhadap seksualitas di New York dan periode dan kebudayaan lainnya.Pameran lainnya termasuk diantaranya Sex Among the Lotus: 2500 Years of Chinese Erotic Obsession, GET OFF: Exploring the Pleasure Principles, Vamps & Virgins: The Evolution of American Pinup Photography 1860-1960, Men Without Suits: Objectifying the American Male Body dan sebuah pameran online berjudul US Patent Office Sex Inventions[4]

Pada tahun 2009 museum ini memulai proyek ekspansi untuk memindahkan pintu masuknya dari 27th Street menuju Fifth Avenue. Museum juga menggandakan luas tempat penyimpanan mereka dan menambah ukuran museum dengan satu lantai, dan menambah sebuah galeri tambahan. Museum ini bahkan menambahkan kafe dengan tema afrodisiak dan ruangan galeri tambahan.[5]

Lihat pula

Referensi

Catatan

  1. ↑ Museum of Sex Diarsipkan 2006-10-23 di Wayback Machine official website
  2. ↑ Museum of Sex Diarsipkan 2006-10-28 di Wayback Machine press kit
  3. ↑
  4. ↑ US Patent Office Sex Inventions Diarsipkan 2006-10-28 di Wayback Machine.
  5. ↑ "Our Mission and History" Diarsipkan 2010-05-16 di Wayback Machine on the Museum of Sex website

Bibliografi

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan