Sabtu, 10 Oktober 2026
07:45 WIB
TERKINI
Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah
Musa Dagh

Musa Dagh

Bagikan:
250px-Musa_Dagh_Stadtmulde.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lokasi di Gunung Musa Dagh tempat sekitar 4.000 orang Armenia melakukan perlawanan terhadap serangan tentara Turki pada musim panas 1915. Peristiwa tersebut merupakan bagian penting dari sejarah Musa Dagh yang pada 1915 menjadi lokasi perlawanan Armenia dalam konteks Genosida Armenia dan kemudian menginspirasi Franz Werfel menulis novel The Forty Days of Musa Dagh.

Musa Dagh (bahasa Turki:Musa Dağı; bahasa Armenia:Մուսա լեռ, Musa leṛ;[1] bahasa Arab:جبل موسى Jebel Musa; artinya "Gunung Musa") adalah sebuah gunung di provinsi Hatay, Turki. Pada 1915, tempat tersebut adalah lokasi pemberontakan sukses Armenia terhadap genosida Armenia, sebuah peristiwa yang menginspirasi Franz Werfel untuk menulis novel The Forty Days of Musa Dagh.

Referensi

  1. ↑ Adalian, Rouben (13 Mei 2010). Historical Dictionary of Armenia. hlm. 449. ISBN 9780810874503.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Bacaan tambahan

Pranala luar

36°15′30″N 35°54′13″E / 36.25833°N 35.90361°E / 36.25833; 35.90361

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan