Senin, 26 Oktober 2026
04:12 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Multitugas (psikologi)

Multitugas (psikologi)

Bagikan:
Untuk kegunaan lain, lihat Multitugas.
250px-%E8%86%9D%E3%81%ABPC_%E5%8F%B3%E6%89%8B%E3%81%AB%E3%82%AC%E3%83%A9%E3%82%B1%E3%83%BC_2011_%285861970938%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Seseorang yang menggunakan laptop dan ponsel secara bersamaan.

Dalam konsep psikologis, multitugas (bahasa Inggris:multitasking) mengacu pada perilaku seseorang yang mampu membagi perhatiannya pada lebih dari satu tugas atau aktivitas pada saat yang bersamaan, seperti berbicara di telepon sambil mengemudi mobil.

Multitugas sangat rentan terhadap kesalahan karena atensi (perhatian) yang terbagi, serta pemborosan waktu akibat pengecekan silang sewaktu peralihan fokus untuk meminimalkan kesalahan. Kemahiran dalam melakukan tugas-tugas tertentu dan dalam mengalihkan perhatian antartugas dengan kesalahan yang minim mungkin saja membuka peluang yang lebih besar bagi seseorang untuk melakukan tugas-tugas tersebut dengan lebih baik. Meskipun demikian, hal tersebut tidak menjamin bahwa seseorang mahir dalam melakukan multitugas atau bahwa seseorang menyelesaikan lebih banyak pekerjaan saat multitugas.[1][2]

Multitugas sering kali menimbulkan stres bagi mental dan fisik yang melakukannya.[3] Oleh karena itu, multitugas sering digunakan sebagai parameter dalam eksperimen laboratorium untuk mempelajari lingkungan yang penuh tekanan.[4] Penelitian menunjukkan bahwa orang-orang yang melakukan multitugas dalam lingkungan baru yang butuh pembelajaran lebih buruk dalam menerima dan mempelajari informasi baru bila dibandingkan dengan orang-orang yang perhatiannya terfokus kepada tugas-tugas tertentu.[5][6][7]

Kata "multitugas" dipinjam dari istilah yang sama yang digunakan dalam ilmu komputasi. Istilah tersebut pertama kali muncul dalam publikasi makalah IBM yang menjelaskan kemampuan IBM System/360 pada tahun 1965.

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Pashler Harold (1994). "Dual-task interference in simple tasks: Data and theory". Psychological Bulletin. 116 (2): 220–244. Bibcode:1994PsycB.116..220P. doi:10.1037/0033-2909.116.2.220. PMID 7972591.
  2. ↑ Wallis, Claudia (Maret 19, 2006). "The Multitasking Generation" (PDF). Time. 167 (13): 48–55. PMID 16579497. Diakses tanggal 2010-04-26.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Wetherell, Mark A.; Carter, Kirsty (April 2014). "The Multitasking Framework: The Effects of Increasing Workload on Acute Psychobiological Stress Reactivity". Stress and Health (dalam bahasa Inggris). 30 (2): 103–109. doi:10.1002/smi.2496. ISSN 1532-3005. PMID 23723144.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Heid, Markham (23 Januari 2024). "That Smartphone in Your Hand Changes How You Walk". The New York Times. When scientists want to study stress, they often ask people to perform several tasks at once. That's because multitasking is a reliable way to stress people out.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Mayer, Richard E.; Moreno, Roxana (2003-01-01). "Nine Ways to Reduce Cognitive Load in Multimedia Learning". Educational Psychologist. 38 (1): 43–52. doi:10.1207/s15326985ep3801_6. ISSN 0046-1520.
  6. ↑ Carrier, L. Mark; Rosen, Larry D.; Cheever, Nancy A.; Lim, Alex F. (2015-03-01). "Causes, effects, and practicalities of everyday multitasking". Developmental Review. Special Issue: Living in the "Net" Generation: Multitasking, Learning, and Development. 35: 64–78. doi:10.1016/j.dr.2014.12.005. ISSN 0273-2297.
  7. ↑ Peng, Yaoping; Tullis, Jonathan G. (2021-12-01). "Dividing attention impairs metacognitive control more than monitoring". Psychonomic Bulletin & Review (dalam bahasa Inggris). 28 (6): 2064–2074. doi:10.3758/s13423-021-01950-9. ISSN 1531-5320. PMC 8205317. PMID 34131889.

Bacaan lebih lanjut

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan