Minggu, 25 Oktober 2026
12:26 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung

Muhammad Shah dari Selangor

Sultan ketiga Selangor

Bagikan:
Untuk Sultan Brunei yang pertama, lihat Muhammad Shah dari Brunei.
Sultan Muhammad Shah
Sultan Selangor
Berkuasa27 Oktober 1826 - 6 Januari 1857
PendahuluSultan Ibrahim Shah
Raja MudaAbdul Samad
Meninggal6 Januari 1857
AyahSultan Ibrahim Shah, second Sultan of Selangor
IbuRaja Andak Binti Almarhum Daeng Kemboja
KeturunanRaja Mahmud

Raja Atfah
Raja Laut
Raja Abbas
Raja Siti
Raja Sulaiman

Raja Sallehah
Nama lengkap
Almarhum Sultan Muhammad Shah ibni Almarhum Sultan Ibrahim Shah

Sultan Muhammad Shah, (Almarhum Sultan Muhammad Shah ibni Almarhum Sultan Ibrahim Shah; ? - 6 Januari 1857) adalah anak ketiga Sultan Selangor.[1] Ia memerintah selama 31 tahun sampai kematiannya dan ia menyaksikan dibukanya tambang timah di Ampang dan pemisahan Selangor menjadi lima distrik yang independen.

Referensi

  1. ↑ Megat Zaharuddin, M.I. (2002). "Database of Malay Nobility - Genealogy Data". Geocities. Diarsipkan dari asli tanggal 2009-10-24. Diakses tanggal 2009-06-25.
Gelar kebangsawanan
Didahului oleh:
Ibrahim Shah
Sultan Selangor
27 October 1826 - 6 January 1857
Diteruskan oleh:
Abdul Samad


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh Sultan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Flag of SelangorBiography icon

Artikel bertopik biografi Selangor ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan