Minggu, 01 November 2026
17:22 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Daftar Sultan Selangor

Daftar Sultan Selangor

Bagikan:

Sultan Dan Yang di-Pertuan Besar Bagi
Negeri Selangor Darul Ehsan Serta
Segala Daerah Takluknya
Provinsi/Negeri
120px-Jata_diraja_Sultan_Selangor.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sedang berkuasa
120px-Sharafuddin_of_Selangor.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sultan Sharafuddin Idris Shah Al-Haj Ibni Almarhum Sultan Salahuddin
Abdul Aziz Shah Al-Haj
Perincian
Sapaan resmiPaduka
Penguasa pertamaSultan Salehuddin Shah ibni Almarhum Yamtuan Muda Riau II Opu Daeng Chelak (Raja Lumu)
WangsaWangsa Diraja Bugis Luwu Keluarga Opu Daeng Chelak
berasal dari
Sulawesi Selatan
Pembentukan1745

Duli Yang Maha Mulia Sultan Dan Yang di-Pertuan Besar Bagi Negeri Selangor Darul Ehsan Serta Segala Daerah Takluknya adalah adalah gelar penguasa konstitusional di Selangor, Malaysia.

Bangsawan Bugis

Wangsa Diraja Bugis Luwu

Sultan Selangor yang pertama (Raja Lumu) adalah keturunan suku Bugis, yang mengaku keturunan dari penguasa Luwu di Sulawesi Selatan. Bangsawan dari keturunan ini terlibat dalam perselisihan Kesultanan Johor-Riau pada awal abad ke-18, akhirnya mendukung penuh kepada Sultan Abdul Jalil dari dinasti Bendahara terhadap penuntut yang mengaku ahli waris dari keturunan Malaka-Johor, yaitu Raja Kecil. Untuk alasan ini, para penguasa Bendahara Johor-Riau menjalin hubungan erat dengan para bangsawan Bugis, memberikan mereka gelar dan kawalan ke banyak daerah di dalam kerajaan Johor, termasuk Selangor. Putera Daeng Chelak, Raja Lumu tiba di Selangor dan mendirikan kerajaan baru di Kuala Selangor pada tahun 1766. Ia dinobatkan oleh Sultan Perak sebagai Sultan Salehuddin Shah, dan menjadi Sultan pertama dari Selangor.

Daftar Sultan Selangor

Berikut merupakan daftar sultan Selangor dari awal Kesultanan Selangor sampai sekarang.

Sultan-Sultan Selangor[1][2]
Bilangan Sultan Pemerintahan
1 Raja Lumu bin Almarhum Yamtuan Muda Riau ll Opu Daeng Chelak

(kemahkotaan pertama)

1743 - 1766
Sultan Salehuddin Shah Ibni Almarhum Yamtuan Muda Riau ll Opu Daeng Chelak (Raja Lumu) (kemahkotaan kedua) 1766 - 1782
2 Sultan Ibrahim Shah ibni Almarhum Sultan Salehuddin Shah 1782 - 1826
3 Sultan Muhammad Shah ibni Almarhum Sultan Ibrahim Shah 1826 - 1857
4 Sultan Sir Abdul Samad ibni Almarhum Raja Bendahara Abdullah 1857 - 1898
5 Sultan Sir Alaeddin Sulaiman Shah ibni Almarhum Raja Muda Musa 1898 - 1938
6 Sultan Sir Hisamuddin Alam Shah ibni Almarhum Sultan Alaeddin Sulaiman Shah (kemahkotaan pertama) 1938 - 1942
7 Sultan Musa Ghiathuddin Riayat Shah ibni Almarhum Sultan Alaeddin Sulaiman Shah 1942 - 1945
Sultan Sir Hisamuddin Alam Shah ibni Almarhum Sultan Alaeddin Sulaiman Shah (kemahkotaan kedua) 1945 - 1960
8 Sultan Salahuddin Abdul Aziz Shah ibni Almarhum Sultan Hisamuddin Alam Shah 1960 - 2001
9 Sultan Sharafuddin Idris Shah ibni Almarhum Sultan Salehuddin Abdul Aziz Shah 2001 - sekarang

Lihat juga

Rujukan

  • J.M Gullick (2004). A History of Selangor. The Malaysian Branch of the Royal Asiatic Society (MBRAS). ISBN 967-9948-10-2.
  • Zakiah Hanum (2004). Asal Usul Negeri-Negeri Malaysia. Times Editions-Marshall Cavendish. ISBN 981-232-608-1.
  • Tun Ahmad Sarji bin Abdul Hamid (2011). The Encyclopedia of Malaysia : Volume 16, The Rulers of Malaysia. Archipelago Press. ISBN 978-981-3018-54-9.

Catatan kaki

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan