Senin, 09 November 2026
00:35 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis

Daeng Chelak

Bagikan:

Opu Daeng Cellaq adalah bangsawan Bugis Luwu Yang di-Pertuan Muda Riau II yang memegang jabatan itu dari 1728 sampai 1745 menggantikan saudaranya Opu Daeng Marewah, Yang di-Pertuan Muda Riau I (Marhum Sungai Baru).

Riwayat keluarga

Dia memiliki seorang istri yang bernama Tengku Mandak, saudara Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah[1] dan memiliki memiliki dua orang puteri:

  1. Tengku Hitam
  2. Tengku Putih

Raja ini adalah orang yang menjadikan Riau sebagai pelabuhan maju dan memerintahkan penduduk Riau menanam lada hitam dan gambir. Baginda seorang panglima perang yang berani dan ahli siasat yang bijaksana sehingga Riau ketika itu mahsyur ke segenap Alam Melayu sebagai negeri yang disegani. Keturunannya menjadi pewaris kepada jabatan Yang Dipertuan Muda sampai keturunan terakhirnya yang menjadi Yang Dipertuan Muda, Raja Muhammad Yusuf, Yang Dipertuan Muda XI.

Kematiannya

Dia mangkat di Ulu Riau pada tahun 1745 dan dimakamkan di sana dan baginda digelar Marhum Mangkat di Kota oleh orang-orang Riau.[2][3]

Rujukan

  • R.O. Winstedt (1992). A History of Johore. The Malaysian Branch of the Royal Asiatic Society (MBRAS). ISBN 983-99614-6-2.
  • Abu Hassan Mohamad Sham (1993). Puisi-puisi Raja Ali Haji. Dewan Bahasa Pustaka(DBP). ISBN 983-62-3971-5.
  • Virginia Matheson Hooker (1998). Tuhfat Al-Nafis. Yayasan Karyawan dan Dewan Bahasa Pustaka(DBP). ISBN 983-9510-02-9.

Catatan Kaki

Lihat juga


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh Sultan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan