Biografi ini tidak memiliki referensi atau sumber sehingga isinya tidak dapat dipastikan. Bantu memperbaiki artikel ini dengan menambahkan sumber tepercaya. Materi kontroversial atau trivial yang sumbernya tidak memadai atau tidak bisa dipercaya harus segera dihapus. Cari sumber: "Muadz bin Muslim" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini) |
Biografi ini memerlukan lebih banyak catatan kaki untuk pemastian. Bantulah untuk menambahkan referensi atau sumber tepercaya. Materi kontroversial atau trivial yang sumbernya tidak memadai atau tidak bisa dipercaya harus segera dihapus, khususnya jika berpotensi memfitnah. Cari sumber: "Muadz bin Muslim" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini) |
| Mu'adz | |
|---|---|
| Muadz bin Muslim | |
| Kunya | Abu Muslim |
| Nasab | bin Muslim |
| Nisbah | al-Harra, an-Nahwi, al-Kufi |
| Minat utama | Bahasa Arab Nahwu |
Abu Muslim Mu'adz bin Muslim al-Harra an-Nahwi al-Kufi (bahasa Arab:أبو مسلم معاذ بن مسلم الهرا النحوي الكوفي) atau lebih dikenal dengan Muadz bin Muslim (wafat pada tahun 187 H/803) adalah seorang ulama dibidang bahasa Arab dan nahwu. Ia mengajarkan qira'at al-Qur'an dan meriwayatkan hadis kepada Al-Kisa'i, menceritakan banyak hikayat dalam qira'atnya tersebut, menulis banyak karya tulis dibidang nahwu tetapi karya tulisnya tidak ditemukan pada zaman sekarang ini. Pada zamannya ia dikenal sebagai orang yang memiliki umur yang panjang, ia memiliki banyak anak dan anak-anaknya memiliki anak-anak, hingga semuanya wafat dan tersisalah ia. Diceritakan dalam salah satu buku yang menceritakan sahabat dari Muadz: Saya menemani Muadz bin Muslim dalam waktu yang lama, pada suatu hari saya bertanya kepadanya, berapa umurmu? maka ia menjawab: enam puluh tiga tahun, kemudian kami menetap beberapa tahun dan saya bertanya kembali kepadanya, berapa umurmu? maka ia menjawab: enam puluh tiga tahun, dan saya pun berkata: Saya telah menetap bersamamu selama dua puluh satu tahun, tetapi setiap saya bertanya berapa umurmu, anda selalu menjawab enam puluh tiga tahun, maka Muadz berkata: Seandainya kamu tinggal bersamaku lagi selama dua puluh satu tahun lagi maka tidak akan aku jawab kecuali dengan jawaban tersebut
Referensi
Artikel bertopik biografi tokoh Islam ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. |