Sabtu, 03 Oktober 2026
21:26 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan

Fairuzabadi

Bagikan:
Muhammad
Fairuz Abadi
GelarMajdudin
KunyaAbu at-Thahir
Nasabbin Ya'kub bin Muhammad bin Ibrahim
EtnisPersia
Wilayah aktifTimur Tengah
PekerjaanLeksikografer
DenominasiSunni
Minat utamaLeksikografi, Bahasa Arab
KaryaAl-Qamus al-Muhith[1]
Dipengaruhi  oleh

Fairuzabadi (bahasa Arab:الفيروزآبادي) atau El-Firuz Abadi; Al-Firuzabadi (1329–1414 M)[2] adalah seorang leksikografer yang terkenal dengan karyanya sebuah kamus bahasa Arab yang komprehensif. Kamus yang disusunnya tersebut adalah salah satu kamus yang digunakan secara luas selama berabad-abad hingga ke abad 20 masehi.

Biografi

Ia dilahirkan di Kazrawan dekat kota Syiraz, di Persia pada tahun 729 H/1329 M.[2] Telah belajar bahasa dan sastra Arab secara mendalam dari ayahnya sendiri dan ulama-ulama yang ada di Syiraz. Di saat berusia lima puluh tahun, Fairuzabadi mengembara ke beberapa negara, awalnya ia pergi ke Suriah dan tinggal disana selama beberapa waktu, pada kesempatan itu dimanfaatkan orang-orang setempat untuk mengambil ilmu darinya sehingga namanya menjadi terkenal. Fairuzabadi sendiri mengambil kesempatan itu untuk bertemu dengan ulama-ulama terkenal di Suriah pada masa itu seperti Ibnul Qayyim. Terakhir ia pindah ke kota Zabid di Yaman dan menjadi hakim (Qadhi) disana hingga wafatnya pada tahun 817 H/1415 M.[butuh rujukan]

Karyanya

Kitab ringkasan dari karya terakhirnya diterbitkan dengan judul Al-Qamus al-Muhith wa al-Qabus al-Wasith (قاموس المحيط)[1] yang memperoleh kepopuleran di dunia Arab dan menjadi dasar panduan penyusunan dari beberapa kamus bahasa Arab dikemudian hari selama beberapa abad.[butuh rujukan]

Rujukan

  1. 1 2 "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2013-08-21. Diakses tanggal 2014-01-14.
  2. 1 2 "Salinan arsip". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2016-03-09. Diakses tanggal 2014-01-14.

Pranala luar

Ulama ahli Nahwu
Kitab-kitab terkait
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan