Rabu, 07 Oktober 2026
12:27 WIB
TERKINI
Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan
Mu Jiang

Mu Jiang

Bagikan:
250px-%E7%B9%86%E5%A7%9C.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Mu Jiang

Mu Jiang atau Miu Chiang (621–564 SM), adalah seorang penguasa Tiongkok kuno yang menjabat sebagai adipatni. Ia adalah istri Adipati Xian dari Lu (bertakhta 608–591 SM).[1]

Mu Jiang adalah putri Marquess Qi dan menjadi ibunda Adipati Cheng dari Lu (bertakhta 590–573 SM).

Baik pasangannya dan putranya adalah penguasa pasif, dan Mu Jiang berpengaruh besar atas urusan negara selama pemerintahan mereka didukung oleh statusnya sebagai anggota keluarga penguasa Qin, tempat Lu bersandar. Dia memengaruhi keputusan perang dan perdamaian, dan berpartisipasi dalam negosiasi dengan negara asing.[1] Fokus utamanya adalah untuk menghancurkan wangsa Ji dan Meng yang berkuasa. Pada 575 SM, dia akhirnya berhasil meyakinkan putranya untuk menghukum mereka dengan alasan pengkhianatan.[1] Dia berjanji untuk melakukannya sekembalinya dari perang, tetapi ketika dia tidak berada di tempat, kekasihnya Shusun Qiao bertindak melawan mereka.[1] Tindakan mereka gagal dan berakhir dengan kudeta di mana kekasihnya terpaksa melarikan diri sementara dia ditempatkan dalam tahanan rumah di Aula Timur oleh wangsa Ji dan Meng.[1]

Dia termasuk dalam "Biografi Wanita Jahat dan Bejat" dari Biografi Wanita Terkemuka (Lienü zhuan).[1]

Referensi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan