Minggu, 04 Oktober 2026
21:31 WIB
TERKINI
Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya

Mswati II

Bagikan:
Mswati II
Raja Swaziland
Berkuasa1840 – 1868
PendahuluSobhuza I
PenerusLudvonga II
Lahir1825
Meninggal1868 (umur 42–43)
Hhohho
AyahSobhuza I
IbuTsandzile Ndwandwe
Keturunan
WangsaWangsa Dlamini

Mswati II (sekitar tahun 1820–1868), juga dikenal dengan nama Mswati dan Mavuso III, adalah Raja Swaziland yang berkuasa dari tahun 1840 hingga 1868. Mswati merupakan salah satu raja terbesar Swaziland.[1]

Mswati adalah anak dari pasangan Raja Sobhuza I dan Tsandzile Ndwandwe (dikenal dengan nama 'LaZidze). Setelah kematian Sobhuza, Mswati mewarisi wilayah yang terbentang hingga mencapai Barberton di utara dan mencakup wilayah Nomahasha di Mozambik.[2] Kekuatan militer Mswati pada awalnya menghadapi masalah akibat konflik dengan saudara-saudaranya yang bernama Fokoti, Somcuba dan Malambule pada akhir tahun 1850-an. Mswati kemudian melancarkan serangan ke wilayah suku-suku Bantu lainnya untuk merampas hewan ternak mereka.[2]

Belakangan ia berhasil memperluas wilayah kerajaannya dan memiliki pos militer di luar batas wilayah Swaziland saat ini, seperti wilayah hulu Sungai Komati di kaki Pegunungan Mkongomo dan wilayah Mekemeke yang terletak di sebelah timur Pegunungan Mbayiyane. Mswati juga menggunakan kekuatan negaranya untuk memengaruhi peristiwa politik di Kerajaan Gaza di sebelah timur Pegunungan Lebombo, dan ia juga dapat melindungi kerajaannya dari serangan Kerajaan Zulu.[3]

Kematian Mswati II pada Juli 1868 mengakhiri periode perluasan wilayah Swaziland, tetapi ia berhasil menyatukan suku-sukunya.

Catatan kaki

  1. ↑ Kuper, Hilda (1986). The Swazi: A South African Kingdom. Holt, Rinehart and Winston. hlm. 9–10.
  2. 1 2 Hilda Beemer, The Development of the Military Organization in Swaziland, Journal of the International African Institute, Vol. 10, No. 2, Apr., 1937
  3. ↑ Booth, Alan (1983). Swaziland: tradition and change in a southern african kingdom. Boulder, Colorado: Westview Press. hlm. 9–11.
Gelar kebangsawanan
Didahului oleh:
Ratu Lojiba Simelane
(Queen Regent)
Raja Swaziland
1840–1868
Diteruskan oleh:
Ratu Tsandzile Ndwandwe
(sebagai wali)


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan