Minggu, 18 Oktober 2026
11:03 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten

Monster Stronsay

Bagikan:
330px-Stronsay_beast1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sketsa monster Stronsay yang dibuat oleh Sir Alexander Gibson pada tahun 1808.

Monster Stronsay adalah bangkai besar misterius atau globster[1] yang terdampar di pesisir pulau Stronsay (waktu itu dieja Stronsa), di Kepulauan Orkney, sehabis badai yang terjadi tanggal 25 September 1808. Bangkai tersebut memiliki panjang 55 kaki, tetapi karena bagian ekornya tampak hilang, sesungguhnya ukurannya lebih panjang daripada itu (Catatan Wernerian Society, 1808–1810, Perpustakaan, Royal Museum, Edinburgh).[2]

Identifikasi

Natural History Society (Wernerian Society) Edinburgh tidak mampu mengidentifikasi bangkai tersebut dan memutuskan bahwa itu adalah spesies baru, kemungkinan sejenis naga laut. Kemudian ahli anatomi Sir Everard Home di London menolak hasil pengukuran, menyatakan bahwa ukurannya pasti sekitar 36 kaki, dan mempertimbangkannya sebagai bangkai hiu penjemur yang membusuk (bangkai hiu penjemur dapat menyerupai bentuk 'plesiosaurus semu' saat mengalami pembusukan). Tahun 1849, profesor asal Skotlandia, John Goodsir di Edinburgh membuat kesimpulan yang sama. Bagaimanapun, ukuran hiu penjemur terbesar dari catatan tepercaya menyatakan panjangnya 40 kaki, sehingga dengan panjang 55 kaki, makhluk misterius di Stronsay masih merupakan teka-teki bidang kriptozoologi.

Ciri-ciri

330px-Stronsay_beast2.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sketsa lain tentang monster Stronsay.
  • Panjang Monster Stronsay adalah 55 kaki, diukur oleh tiga saksi (salah satunya merupakan tukang kayu dan yang lainnya merupakan petani).
  • Lebarnya 4 kaki dan memiliki keliling sekitar 10 kaki.
  • Memiliki tiga pasang 'kaki' atau 'kepak'.
  • Kulitnya halus saat diraba dari kepala ke ekor dan kasar saat diraba dari ekor ke kepala.
  • Di tepi siripnya terdapat bulu kejur dan tengkuknya dipenuhi bulu kejur di sepanjang punggung.
  • Bulu kejurnya menyala dalam gelap saat basah.
  • Isi perutnya berwarna merah.[3]

Penjelasan

Yvonne Simpson, ahli genetika dari Orkney, telah meneliti bukti-bukti dan menyatakan bahwa mungkin sebenarnya Monster Stronsay adalah seekor hiu penjemur besar yang tak lazim, atau mungkin suatu spesies hiu yang tak diketahui yang memiliki hubungan biologis yang dekat dengan hiu penjemur.[4] Gambar bangkai Monster Stronsay yang membusuk mirip dengan bentuk dan ukuran penggambaran "Nessie" yang terkenal.[5] Monster itu dideskripsikan bertulang rawan daripada bertulang padat, yang sejenis dengan hiu atau hewan terkait, dan bukan plesiosaurus maupun paus. Tiga pasang anggota badannya mungkin merupakan klasper hiu jantan, tetapi biasanya ukuran yang jantan lebih kecil daripada milik betina dari spesies yang sama. Ada kemungkinan bahwa makhluk tersebut merupakan anggota famili regalecidae (oarfish) yang menunjukkan perbedaan yang sama.

Lihat pula

Catatan kaki

  1. ↑ Newton, Michael (2009). Hidden Animals: A Field Guide to Batsquatch, Chupacabra, and Other Elusive Creatures. ABC-CLIO/Greenwood. hlm. 79–80. ISBN 978-0-313-35906-4.
  2. ↑ Newton, Michael (2005). "Stronsay Beast". Encyclopedia of Cryptozoology: A Global Guide. McFarland & Company, Inc. hlm. 442–443. ISBN 0-7864-2036-7.
  3. ↑ Simpson, Dr. Y. A. (2001). "'The Strange Case of the Stronsay Beast". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2007-11-05. Diakses tanggal 23 Januari 2011.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "The Strange Case of the Stronsay Beast". Diarsipkan dari asli tanggal 2008-09-14. Diakses tanggal 2008-11-22.
  5. ↑ "Orkney beast 'similar to Nessie'". news.bbc.co.uk. 2007-11-03. Diakses tanggal 2007-11-03.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan