Rabu, 21 Oktober 2026
04:55 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari
Momo (makanan)

Momo (makanan)

Bagikan:
Momo म:म
250px-Momo_nepal.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Penyajian umum momo, dengan saus wijen kuning serta saus cabai merah dan bawang.
SajianHidangan pembuka
Tempat asalAsia Selatan
DaerahNepal, Tibet, India,
Bahan utamaAdonan campuran tepung terigu dan air; isian berupa daging, sayuran atau keju
Energi makanan
(per porsi )
7 kkal (29 kJ)

Momo (Tamil: மொமொ) adalah dumpling kukus berisi khas Asia Selatan yang terkenal terutama dalam masakan India, Tibet, dan Nepal. [1][2]Biasanya dibuat menggunakan adonan tepung gandum putih yang diisi dengan berbagai jenis isian seperti daging, sayuran, keju, atau bahan manis seperti coklat dan khuwa (sejenis susu kental manis). Momo biasanya disajikan dengan saus yang dikenal sebagai achar, yang dipengaruhi oleh rempah-rempah dan herba yang digunakan dalam banyak masakan Asia Selatan. Momo juga bisa dimasukkan ke dalam sup, seperti dalam jhol momo dan mokthuk.


Sejarah

Momo diperkenalkan di Tibet oleh seorang puteri Newar dari Nepal yang berkahwin dengan seorang raja Tibet pada akhir abad ke-15. Dalam bahasa Newar, perkataan "mome" (Newar: मम) bermaksud memasak dengan cara mengukus.

Di Tibet, inti momo biasanya terdiri daripada daging, seperti daging yak, dan kadangkala kentang serta keju. Momo tradisional Tibet sangat berbeza daripada versi Nepal kerana ia dibuat dengan doh yang lebih tebal dan hampir tidak menggunakan rempah, kecuali garam.

Selepas tiba di Dataran Rendah Indo-Gangga, penggunaan daging dalam momo lebih sering digantikan dengan ayam, dan momo berinti sayur campuran diperkenalkan bagi memenuhi keperluan penduduk Hindu vegetarian yang besar.[3]

Sebilangan besar rakyat Tibet berhijrah ke India selepas pemberontakan Tibet pada tahun 1959, membawa bersama resipi momo tradisional mereka. Walaupun tidak dapat dibuktikan sepenuhnya, berdasarkan tarikh dan rujukan dalam penggunaan harian, perang saudara di Nepal menyebabkan diaspora Nepal berhijrah ke India untuk mencari mata pencarian. Hal ini turut menyumbang kepada peningkatan populariti momo gaya Himalaya di bahagian selatan India, terutamanya di bandar Chennai dan Bangalore.

Pembuatan

250px-Plateful_of_Momo_in_Nepal.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sepiring momo
250px-Making_mo-mos_pastry.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Wanita yang sedang membuat momo

Adonan yang umumnya terbuat dari campuran tepung terigu dan air sering dipakai sebagai kulit. Terkadang, sedikit ragi atau soda kue ditambahkan ke dalam adonan untuk menambahkan tekstur pada produk akhir. Mononatrium glutamat (MSG) juga ditambahkan untuk memperkuat rasa.

Secara tradisional, momo diisi dengan daging giling, namun selama beberapa tahun terakhir, isian telah berubah menjadi lebih kompleks. Saat ini, momo umumnya memiliki isian berupa kombinasi antara daging giling, sayuran, tahu, keju paneer, keju chhurpi lembek serta kombinasi antara sayuran dan daging.

Adonan ini diuleni menjadi berbentuk lingkaran kecil dan dipipihkan. Setelah diisi adonan kemudian dibungkus seperti kantung atau dilipat berbentuk bulan sabit. Umumnya daging yang berlemak digunakan karena menghasilkan dumpling yang memiliki cita rasa lebih. Sedikit minyak biasanya ditambahkan pada daging giling yang tidak berlemak untuk menjaga isian tetap lembap. Dumpling kemudian dimasak dengan cara dikukus di atas kuah sup (kuah berbahan dasar daging/tulang atau sayuran) dalam panci pengukus khusus bernama mucktoo. Momo juga dapat digoreng setelah dikukus.

Variasi

Momo secara tradisional dikukus, tetapi ia juga boleh digoreng dalam minyak dalam, digoreng dalam kuali, serta dimasak dalam sup. Di Tibet, momo biasanya dihidangkan dengan sos cili bawang putih dan acar lobak putih (daikon).Di Nepal dan India, sos pencicah yang popular termasuk chutney berasaskan tomato, atau sos yang berasaskan bijan, kacang tanah, atau kacang soya yang dikenali sebagai achar. Konsistensi sos boleh pekat atau cair, bergantung pada restoran yang menyediakannya.

Momo juga boleh dimasukkan ke dalam sup. Jhol momo (Nepali: झोल मोमो) ialah sup Nepal yang terdiri daripada momo dalam kuah sayur pedas yang dikenali sebagai jhol achar. Kuah ini mengandungi tomato, bijan, cili, jintan, dan ketumbar. Jhol momo biasanya dinikmati di Kathmandu pada musim sejuk.[4]

Galeri

  • Kothey, momo yang digoreng
    Kothey, momo yang digoreng
  • C-momo
    C-momo
  • Hidangan Tibet berupa (searah jarum jam dari atas) tingmo (roti kukus), thenthuk (mi kuah), momo dalam sup, sayuran berkuah, beserta bumbu-bumbu di tengah. Dari restoran Himalaya
    Hidangan Tibet berupa (searah jarum jam dari atas) tingmo (roti kukus), thenthuk (mi kuah), momo dalam sup, sayuran berkuah, beserta bumbu-bumbu di tengah. Dari restoran Himalaya

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Kleeman, Julie; Jampa, Yeshi (2022). Taste Tibet: Family recipes from the Himalayas. Murdoch Books. ISBN 9781911668428. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-05-05. Diakses tanggal 2023-05-05.
  2. ↑ Shah, Santosh (26 April 2022). Ayla: A Feast of Nepali Dishes from Terai, Hills and the Himalayas. DK. ISBN 9780241535776. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-05-05. Diakses tanggal 2023-05-05.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Seow, Lynelle (15 Januari 2017). CultureShock! India. Marshall Cavendish International Asia Pte Ltd. hlm. 202–. ISBN 978-981-4771-98-6.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Williams, James. "Momos Chutney Recipe". ReciPickr.com. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-11-08. Diakses tanggal 2016-11-29.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Momos.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan