Sabtu, 17 Oktober 2026
15:57 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Mitos Bumi datar

Mitos Bumi datar

Bagikan:
Artikel ini berisi tentang mitos modern bahwa bangsa Eropa abad pertengahan meyakini bahwa Bumi itu datar. Untuk mitologi yang melibatkan keyakinan Bumi datar, lihat Bumi datar.
330px-Flammarion.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pahatan Flammarion yang menggambarkan Bumi datar berasal dari L'atmosphère: météorologie populaire (hal. 163) karya Flammarion tahun 1888

Mitos Bumi datar adalah kesalahpahaman masa kini yang mengira bahwa masyarakat Abad Pertengahan di Eropa menganggap Bumi itu datar, bukan bulat.[1][2]

Pada Abad Pertengahan awal, hampir semua ilmuwan menegaskan bahwa pandangan Bumi bulat pertama kali dikemukakan oleh bangsa Yunani Kuno. Sejak abad ke-14, hampir semua kalangan terpelajar tidak meyakini Bumi datar, meski digambarkan dengan sangat rinci di berbagai karya seni, misalnya bagian luar lukisan triptik The Garden of Earthly Delights karya Hieronymus Bosch yang menampilkan Bumi berbentuk cakram melayang di dalam bola transparan.[3]

Menurut Stephen Jay Gould, "tidak pernah ada zaman 'kegelapan Bumi bulat' di kalangan terpelajar (meskipun masyarakat awam zaman dulu maupun sekarang punya bayangan sendiri soal planet kita). Pengetahuan bangsa Yunani tentang kebulatan Bumi tidak pernah sirna. Semua ilmuwan ternama Abad Pertengahan mengakui kebulatan Bumi sebagai fakta kosmologi yang tidak terbantahkan."[4] Sejarawan sains David Lindberg dan Ronald Numbers mengungkapkan bahwa "nyaris tidak ada ilmuwan Kristen Abad Pertengahan yang tidak mengakui kebulatan [Bumi] dan mengetahui diameter rata-ratanya".[5]

Sejarawan Jeffrey Burton Russell mengatakan bahwa mitos Bumi datar berkembang antara tahun 1870 dan 1920. Itu pun didorong oleh latar ideologi yang dipicu oleh perdebatan tentang evolusi dalam biologi. Russell mengklaim, "walaupun ada satu dua pengecualian, tidak satupun orang terpelajar sepanjang sejarah peradaban Barat sejak abad ke-3 Sebelum Masehi sampai sekarang yang percaya Bumi itu datar", dan menyalahkan John William Draper, Andrew Dickson White, dan Washington Irving sebagai tokoh-tokoh yang memopulerkan mitos Bumi datar.[2][6][7]

Lihat pula

Catatan

Referensi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan