Minggu, 04 Oktober 2026
08:14 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Metro Tunis

Metro Tunis

sistem angkutan cepat di Tunisia

Bagikan:
40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Oktober 2022)
Metro Tunis
250px-Tunismetro1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ikhtisar
LokasiTunis
Jenis transitLintas Rel Terpadu
Jumlah jalur8
Jumlah stasiun66 (2009)
Operasi
Mulai beroperasi1985
OperatorSociété des transports de Tunis
Teknis
Panjang sistem368 km (228,7 mi)
Lebar sepur1.435 mm (4 ft 8+1⁄2 in) sepur standar
ElektrifikasiOverhead lines, 750 V DC

Metro Tunis (bahasa Arab:المترو الخفيف لمدينة تونس, el-metrū el-khfīf li-mdīnat tūnis) adalah sebuah jaringan transportasi publik yang berkembang untuk wilayah Tunis yang dimulai pada tahun 1985. Ini bukan merupakan sistem transit bawah tanah tetapi jaringan kereta api ringan.

Sistem kereta api Métro léger memiliki jalurnya di permukaan yang umumnya dengan landasan relnya sendiri, tetapi pada persimpangan utama, sistem ini bergerak di bawah tanah untuk menghindari kemacetan atau memiliki hak jalan. Bersama dengan jalur kereta TGM dikelola oleh otoritas transportasi parastatal Société des transports de Tunis (Transtu).

Pada tahun 2004, kesepakatan antara pemerintah Prancis dan Tunisia menghasilkan 30 trem Citadis baru yang dibangun oleh Alstom. Setiap kereta terdiri dari dua trem dengan panjang 64 meter untuk menahan 208 orang berdiri dan 58 duduk. Kereta seperti itu pertama mulai beroperasi pada 17 September 2007.[1] 16 trem lagi dipesan dari Alstom pada Juli 2010.[2]

Referensi

  1. ↑ Hella Lahbib (2007-09-18). "Un tramway nommé plaisir" (dalam bahasa French). La Presse de Tunisie.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
  2. ↑ "Tunis orders more trams". Railway Gazette International. 22 Juli 2010. Diakses tanggal 2010-07-23.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)


Ikon rintisan

Artikel bertopik transportasi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan