Senin, 28 September 2026
03:46 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Mermithidae

Mermithidae

Mermithidae
250px-Mermithid_from_Asian_Hornet_%28Vespa_velutina%29_-_Body.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Spesies Mermithidae yang biasa ada di dalam tubuh tawon Vesva velutina
Klasifikasi ilmiah
Domain:
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Famili:
Mermithidae

Braun, 1883[1]
Genus

Lihat teks

Artikel takson sembarang

Mermithidae merupakan famili cacing nematoda yang merupakan endoparasit pada arthropoda. Pada awal tahun 1877, Mermithidae terdaftar sebagai salah satu dari sembilan subdivisi Nematoidea.[2] Mermithidae dikelirukan dengan cacing dari filum Nematomorpha yang memiliki riwayat hidup dan penampilan serupa.

Mermithidae merupakan parasit, terutama pada artropoda. Sebagian besar diketahui dari serangga, tetapi ada pula yang tercatat dari laba-laba, kalajengking, dan krustasea. Beberapa diketahui menjadi parasit pada cacing tanah, lintah, dan moluska,[3] dan spesimen diketahui dari seekor laba-laba yang diawetkan dalam ambar Baltik.[4]

Setidaknya 25 spesies diketahui menjadi parasit pada jentik nyamuk, sehingga menarik perhatian mereka dalam pengendalian hama biologis.[5][6] Suatu spesies, mungkin Pheromermis vesparum, tercatat berasal dari lebah Vespa velutina di Prancis. Parasit tersebut dianggap merupakan anggota fauna lokal yang telah beradaptasi dengan inang baru. Namun, penulis menyimpulkan bahwa mermithidae tidak dapat menghambat invasi lebah atau digunakan dalam program pengendalian biologis terhadap spesies invasif ini.[7]

Deskripsi

250px-MermithidaeIreland.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Seekor spesies mermithidae yang mencari Dermaptera

Mermithidae berbentuk seperti kawat dan memiliki kutikula halus dengan lapisan serat spiral. Saluran pencernaannya mirip dengan nematoda yang hidup bebas, hanya saja pada larva muda sebelum hidup sebagai parasit. Pada tahap parasit kerongkongan terputus dari usus tengah, dan betina tidak memiliki anus. Bukaan alat kelamin betina berada di bagian tengah tubuh, sedangkan bukaan alat kelamin jantan berada di ujung dan terlihat berupa satu atau dua spikula. Telurnya diletakkan di air atau di darat. Larva yang baru menetas hidup bebas, begitu pula larva dewasa yang muncul dari inangnya untuk bertelur.[8]

Taksonomi kelompok ini membingungkan karena koleksi spesimen yang buruk serta karakteristik morfologi yang sangat terbatas, dan sebagian besar ditemukan oleh ahli entomologi daripada ahli nematologi. Bahkan spesies yang paling banyak dipelajari yakni Romanomermis culicivorax, memiliki status taksonomi yang tidak jelas.[9]

Perubahan Perilaku Inang

Mermithidae mengubah osmolalitas hemolimfa inangnya (konsentrasi garam) untuk menginduksi perilaku mencari air.[10]

Daftar genus

Daftar ini belum tentu lengkap. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. (March 2021)

Referensi

  1. ↑ Braun, M. (1883). Die tierischen Parasiten des Menschen nebst einer Anleitung zur praktischen Beschäftigung mit der Helminthologie für Studierende and Ärzte.
  2. ↑ Lankester, E. Ray (1877). "Notes on the Embryology and Classification of Animal Kingdom". Quarterly Journal of Microscopical Science. 17: 449. Diakses tanggal 2017-03-18.
  3. ↑ Poinar, G. O. (1985). "Mermithid (Nematoda) parasites of spiders and harvestmen" (PDF). Journal of Arachnology. 13 (1): 121–128.
  4. ↑ Poinar, George (2005). "Heydenius araneus n.sp. (Nematoda: Mermithidae), a parasite of a fossil spider, with an examination of helminths from extant spiders (Arachnida: Araneae)". Invertebrate Biology. 119 (4): 388–93. doi:10.1111/j.1744-7410.2000.tb00108.x. JSTOR 3227190.
  5. ↑ Platzer, E. G. (1981). "Biological control of mosquitoes with mermithids". Journal of Nematology. 13 (3): 257–62. PMC 2618106. PMID 19300759.
  6. ↑ Martinet, Jean-Philippe; Aatif, Issam; Depaquit, Jérôme (2023). "Three Aedes species infested by mermithids in France". Parasite. 30: 12. doi:10.1051/parasite/2023013. PMC 10081132.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link) publikasi akses terbuka - bebas untuk dibuka
  7. ↑ Villemant, Claire; Zuccon, Dario; Rome, Quentin; Muller, Franck; Poinar, George O.; Justine, Jean-Lou (2015). "Can parasites halt the invader? Mermithid nematodes parasitizing the yellow-legged Asian hornet in France". PeerJ. 3: e947. doi:10.7717/peerj.947. PMC 4451032. PMID 26038716.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
  8. ↑ Rubzov, I. A. (1972). "Aquatic Mermithidae of the Fauna of the USSR", Vol. 1. (Zoological Institute, Academy of Science USSR).
  9. ↑ Petersen, J. J. (1985) "Nematodes as biological control agents: Part 1. Mermithidae", pp 307–344. In: Baker, J. R. & Muller, R. (eds). Advances in Parasitology. Academic Press, London.
  10. ↑ C. M., Williams (2004). "Increased haemolymph osmolality suggests a new route for behavioural manipulation of Talorchestia quoyana (Amphipoda: Talitridae) by its mermithid parasite". Functional Ecology. 18 (5): 685–691. doi:10.1111/j.0269-8463.2004.00910.x.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan