Kamis, 08 Oktober 2026
19:15 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya
Merbah belukar

Merbah belukar

spesies burung

Bagikan:
Merbah Belukar
250px-0A2A8905_Olive-winged_Bulbul.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Merbah belukar
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Aves
Ordo: Passeriformes
Infraordo: Passerides
Famili: Pycnonotidae
Genus: Pycnonotus
Spesies:
P. plumosus
Nama binomial
Pycnonotus plumosus
250px-Pycnonotus_plumosus_distribution_map.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Merbah belukar (Pycnonotus plumosus) adalah nama sejenis burung pengicau dari suku Pycnonotidae. Burung ini juga disebut dengan nama lain: mancrang. Nama ilmiahnya adalah Pycnonotus plumosus Blyth, 1845. Sementara dalam bahasa Inggris disebut Olive-winged Bulbul, sesuai dengan warna sayapnya.

250px-Olive-winged_Bulbul.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Merbah belukar, Hindhede Nature Park

Deskripsi

Burung yang berukuran sedang, panjang tubuh total (diukur dari ujung paruh hingga ujung ekor) sekitar 19 sampai 20,5 cm dengan berat tubuhnya sekitar 24 sampai 36 gram.[2]

Sisi atas berwarna kelabu kehitaman atau kecoklatan, punggung dan sayap tersaput hijau zaitun. Dagu dan tenggorokan putih atau keputihan. Dada kelabu keputihan, dada bagian bawah dan perut tersaput hijau zaitun. Penutup pantat berwarna kuning kecoklatan.

Iris coklat merah tua, paruh hitam dan kaki kecoklatan.

Tempat hidup dan kebiasaan

Daerah jelajah dari merbau belukar terutama di pinggir hutan. Keberadaannya juga ditemukan pada perkebunan maupun lahan yang memiliki sedikit pepohonan.[3] Merbau belukar dapat dijumpai di kawasan hutan rendah sampai ketinggian 800 mdpl. di Jawa, meski di Sumatra, Kalimantan dan pulau-pulau disekitarnya tercatat hanya sampai 300 mdpl.[butuh rujukan]

Merbah belukar menyukai pinggir hutan dan hutan lebat. Sendirian atau berpasangan, burung ini menjelajahi lapis tengah atau atas tajuk hutan. Memburu aneka serangga dan ulat, serta mencari buah-buahan lunak, seperti buah beringin untuk makanannya.

Penyebaran dan ras

Secara global burung merbah belukar terdapat 5 sub-spesies yang diakui dengan pesebaran berbeda dan 3 diantaranya dapat dijumpai di Indonesia.

  • P.p. lumosus plumosus (Blyth, 1845): habitat di wilayah selatan Myanmar dan Thailand, Semenanjung Malaysia (termasuk Pulau Tinggi), Singapura, wilayah timur Sumatra (termasuk Bangka dan pulau-pulau sekitarnya), Jawa (termasuk Pulau Bawean), Bali, serta wilayah barat dan selatan Kalimantan (termasuk Kepulauan Anamba)
  • P.p. porphyreus (Oberholser, 1912): habitat di Sumatera Barat dan pulau-pulau kecil di sekitarnya, termasuk Pagai dan Mentawai.
  • P.p. hutzi (Stresemann, 1938): habitat di wilayah utara dan timur Kalimantan.
  • P.p. cinereifrons (Tweeddale, 1878): burung endemik di wilayah barat Filipina (Busuanga, Culion, Palawan).
  • P.p. insularis (Chasen & Kloss, 1929): habitat di Kalimantan Utara dan wilayah baratdaya Filipina (Kesultanan Sulu).

Reproduksi

mereka mulai berbiak sekitar burlan januari – September, hampir sepanjang tahun di daerah tropis dengan sarang yang yang cukup tersebunyi. Sarang berbentuk cawan terbuat dari rerumputan, daun dan ranting halus, diletakkan pada semak atau perdu. Telur dua butir, kemerah jambuan berbintik-bintik.

Referensi

  1. ↑ IUCN Detail 103834549
  2. ↑ "Olive-winged Bulbul (Pycnonotus plumosus)". www.hbw.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2018-12-31.
  3. ↑ Budiman, M. Asyief Khasan (2017). Burung-Burung di Kawasan Konservasi Pulai Gading JOB Pertamina - Talisman Jambi Merang Kabupaten Musi Banyuasin Sumatera Selatan. Jakarta Selatan: PT Indocarbon Nusantara. hlm. 60. ISBN 978-602-50308-0-2.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)

Bahan Bacaan

  • King, B., M. Woodcock, and E.C. Dickinson. 1975. A Field Guide to The Birds of South-East Asia. Collins. London. ISBN 0-00-219206-3
  • MacKinnon, J. 1993. Panduan lapangan pengenalan Burung-burung di Jawa dan Bali. Gadjah Mada University Press. Jogyakarta. ISBN 979-420-150-2
  • MacKinnon, J., K. Phillipps, and B. van Balen. 2000. Burung-burung di Sumatra, Jawa, Bali dan Kalimantan. LIPI dan BirdLife IP. Bogor. ISBN 979-579-013-7

Pranala luar

(Inggris) Pycnonotus plumosus pada IUCN Red List Database, diakses pada 01/8/2006

(Inggris) Pycnonotus plumosus pada ITIS Database, diakses pada 01/8/2006

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan