Senin, 26 Oktober 2026
15:05 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
Meratakan kurva

Meratakan kurva

salah satu metode penanganan wabah di masa pandemi Virus Korona

Bagikan:
Measures such as social distancing and stay-at-home orders reduce and delay the peak of active cases, allowing more time for healthcare capacity to increase and better cope with patient load.[1] Time gained through thus flattening the curve can be used to raise the line of healthcare capacity to better meet surging demand.[2]
330px-SIR_model_anim.gif?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
SIR model showing the impact of reducing the infection rate (orange) by 76 %

Meratakan kurva adalah strategi kesehatan masyarakat yang diperkenalkan pada waktu pandemi koronavirus. Kurva yang dimaksud adalah kurva wabah, representasi visual dari jumlah orang yang tertular yang membutuhkan pengobatan seiring dengan perjalanan waktu. Pada masa wabah, sistem kesehatan sebuah negara dapat kolaps jika jumlah orang yang tertular lebih dari jumlah kemampuan sistem kesehatan (rumah sakit, dsb.) untuk menangani mereka. Istilah "meratakan kurva" artinya memperlambat jumlah penularan selama wabah, sehingga jumlah orang yang memerlukan penanganan berkurang, dan sistem kesehatan tidak kewalahan, tetapi masa wabah dapat menjadi lebih panjang (dibanding jika banyak yang mati karena sistem kesehatan tidak mampu menampung jumlah orang sakit).

Strategi ini mengandalkan teknik pengendalian seperti pembatasan sosial/fisik, karantina diri sendiri, hingga penguncian wilayah. Langkah yang terkait adalah dengan meningkatkan kapasitas sistem kesehatan,[3] dengan cara menambah jumlah pekerja/jam kerja tenaga medis, institusi medis (rumah sakit, dsb.), peralatan medis (tempat tidur, ventilator, dsb.), untuk menangani jumlah pasien yang membengkak.[4]

Lihat pula

Referencsi

  1. ↑ Wiles, Siouxsie (2020-03-09). "The three phases of Covid-19—and how we can make it manageable". The Spinoff. Morningside, Auckland, New Zealand. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2020-03-27. Diakses tanggal 2020-03-09.
  2. ↑ Barclay, Eliza (2020-04-07). "Chart: The US doesn't just need to flatten the curve. It needs to "raise the line."". Vox. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 7 April 2020. Diakses tanggal 2020-04-07.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Osmosis.org; Lifebridge Health. Beating Coronavirus: Flattening the Curve, Raising the Line (YouTube video) (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-04-12.
  4. ↑ Gelardi, Chris (2020-04-09). "Colonialism Made Puerto Rico Vulnerable to Coronavirus Catastrophe" (dalam bahasa American English). ISSN 0027-8378. Diakses tanggal 2020-04-12.
Afrika
Barat
Selatan
Tengah
Timur
Utara
Amerika
Utara
dan
Tengah
Selatan
Asia
Barat
Selatan
Tengah dan Utara
Tenggara
Timur
Eropa
Uni Eropa
Oseania
Kapal pesiar
Penutupan
Lainnya
Institusi
Pusat Pengendalian dan
Pencegahan Penyakit
Rumah sakit
Organisasi
Masalah
Masalah dan
pembatasan
Pengobatan
Sosial ekonomi
Kronologi
Varian yang diwaspadai
Varian yang diperhatikan
Transmisi lintas-spesies
Tokoh
Ahli kesehatan/
pelapor pelanggaran
Peneliti
Pejabat
WHO
Indonesia
Negara lain
Lainnya
Kematian
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan