Kamis, 08 Oktober 2026
05:53 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya

Corona Rintawan

Dokter spesialis kedaruratan medis asal Indonesia

Bagikan:
Corona Rintawan
Lahir1 Januari 1975 (umur 51)
AlmamaterUniversitas Brawijaya
PekerjaanDokter

Corona Rintawan (lahir 1 Januari 1975) adalah seorang dokter spesialis kedaruratan medis berkebangsaan Indonesia. Corona sudah aktif di bidangnya sejak 2003, dan ia telah memimpin tim medis Muhammadiyah dalam beberapa bencana. Ia sempat menjadi koordinator untuk upaya medis Muhammadiyah dalam menangkal pandemi koronavirus.

Biografi

Corona lahir tanggal 1 Januari 1975 di Surabaya, Jawa Timur, dan ia merupakan anak ketiga dari empat bersaudara.[1] Nama "Corona" diberikan ayahnya yang terinspirasi dari merek mobil produksi Toyota, yakni Toyota Corona yang terkenal di Indonesia pada saat Corona lahir.[2]

Ia lulus dari Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya, dan memperoleh gelar SpEM pada tahun 2018.[1][3][4] Ia mulai bekerja dalam struktur organisasi Muhammadiyah mulai tahun 2006.[1]

Dokter bencana

Corona mulai aktif di bidang kedaruratan medis tahun 2003, yakni saat ia ditugaskan ke Aceh.,[5] Seusai tsunami 2004 ia juga membantu upaya medis disana.[6]

Pada tahun 2013, Corona dikirim ke Filipina bersama tim medis untuk membantu korban Topan Haiyan.[7] Kemudian, pada tahun 2015, ia dikirim ke Nepal seusai gempa bulan April 2015.[8] Corona juga dikirim ke Cox's Bazar, Bangladesh pada tahun 2017 untuk membantu pengungsi Rohingya sebagai pemimpin tim "Muhammadiyah Aid" dan koordinator tim bantuan Indonesia.[9][10]

Pandemi koronavirus

Seiring merebaknya koronavirus di Indonesia, Muhammadiyah membentuk pusat komando untuk mengarahkan rumah-rumah sakit di bawah naungan Muhammadiyah (sejumlah 20 RS di Jawa dan Sumatra, didukung 30,000 titik yang digunakan untuk tujuan amal), dan Corona ditunjuk sebagai pemimpin pusat komando tersebut.[3][11] Corona mengajukan dua program: "SAFARI" (SAdar FAktor RIsiko) yang bertujuan untuk mengenalkan masyarakat ke faktor-faktor risiko coronavirus dan pentingnya isolasi mandiri,.[12] dan "GEMES" (GErakan MEmberi maSker) yang mendorong masyarakat yang membeli banyak masker untuk berbagi.[13]

Referensi

  1. 1 2 3 "Sosok dr Corona, Ketua Tim Dokter Muhammadiyah yang Perangi Virus Corona". Kumparan. 9 Maret 2020. Diakses tanggal 13 Maret 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Sudjarwo, Eko (9 Maret 2020). "Di RS Lamongan, Antisipasi Penyebaran Virus Corona Dipimpin Dokter Corona". detikcom. Diakses tanggal 13 Maret 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. 1 2 Rizki, Ramadhan (10 Maret 2020). "Dokter Muhammadiyah Bernama Corona, Pimpin Tim Tangani Virus". CNN Indonesia. Diakses tanggal 13 Maret 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "FK UB Lantik Dokter Spesialis". Universitas Brawijaya. 29 November 2018. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-03-21. Diakses tanggal 13 Maret 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ "Cerita Dokter Corona Ditunjuk PP Muhammadiyah Pimpin Tim Lawan Corona". TIMES Jatim. 8 Maret 2020. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-03-21. Diakses tanggal 13 Maret 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ "Interestingly Named Doctor Heading Up Virus Outbreak for Muhammadiyah Hospitals". Indonesia Expat. 12 Maret 2020. Diakses tanggal 13 Maret 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ "Muhammadiyah Desak Pemerintah Indonesia Bantu Rumah Sakit Lapangan Bagi Korban Haiyan". SatuHarapan.com. 2 Desember 2013. Diakses tanggal 13 Maret 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ Sitanggang, Hisar (25 Mei 2015). "Nepal Beri Penghargaan Dokter Indonesia". ANTARA News. Diakses tanggal 13 Maret 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ "Indonesian Muslims provide healthcare to Rohingya refugees". UCA News (dalam bahasa Inggris). 12 Oktober 2017. Diakses tanggal 13 Maret 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. ↑ "Presiden Jokowi Serahkan Bantuan Bagi Pengungsi Rakhine". BNPB. 29 Januari 2018. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-04-06. Diakses tanggal 13 Maret 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  11. ↑ "Doctor called Corona helps Indonesia battle coronavirus". The Star. 11 Maret 2020. Diakses tanggal 13 Maret 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  12. ↑ "Langkah-langkah Dokter Corona Antisipasi Penyebaran Virus Corona di RI". Kumparan. 10 Maret 2020. Diakses tanggal 13 Maret 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  13. ↑ "Melalui Gerakan GEMAS, dr Corona Ajak Masyarakat Cegah Virus Corona". Pikiran Rakyat. 13 Maret 2020. Diakses tanggal 13 Maret 2020.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan