Selasa, 13 Oktober 2026
20:15 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM
Mentsuyu

Mentsuyu

Bagikan:
Mentsuyu
250px-Teraoka-Yuki-Jozo-1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Mentsuyu dalam botol yang dijual di supermarket
Tempat asalJepang
DaerahAsia Timur
Bahan utamaDashi, kecap asin, mirin, dan gula.

Mentsuyu (めんつゆ; juga 麺汁) atau sering dikenal sebagai Tsuyu (つゆ) saja adalah bumbu yang terbuat dari dashi, kecap asin, mirin, dan gula. Mentsuyu paling sering dimakan sebagai saus celup dengan sōmen, soba, udon, dan hiyamugi.[1] Selain masakan tersebut, mentsuyu juga sering dijadikan sebagai saus cocolan untuk tempura. Penambahan mentsuyu diyakini akan memberikan rasa umami yang dalam kepada berbagai makanan. Mentsuyu juga dapat dibuat sebagai saus vegetarian dengan mengganti dashi yang biasanya umum dibuat dari katsuobushi dengan kaldu jamur.[2] Beberapa resep menyarankan penggunaan jamur shiitake kering dari Prefektur Oita untuk memberikan rasa khas mentsuyu yang unik.[3]

Di dunia kuliner Jepang, mentsuyu dikelompokkan menjadi dua varian utama, yaitu kaketsuyu dan tsuketsuyu. Kaketsuyu dibuat dengan mencampur mentsuyu bersama air mendidih guna menyajikan kuah mi hangat, sementara tsuketsuyu dihasilkan dari pencampuran mentsuyu dengan air bersuhu kamar atau dingin untuk kuah mi yang disajikan dingin.[2]

Sejarah

Asal-usul mentsuyu dapat ditelusuri hingga zaman Muromachi (kurang lebih 1336-1573), saat udon telah menjadi hidangan umum di Jepang. Nisshinsha Yukyoshi, pengarang buku Soba Zensho pada masa Edo (1603-1868), menyatakan bahwa ia menghindari penggunaan katsuobushi (serpihan ikan cakalang kering) dalam mentsuyu karena lebih menyukai versi tanpa bahan hewani, yang menandakan bahwa sejak dulu orang Jepang sudah menyesuaikan mentsuyu sesuai preferensi masing-masing. Sejalan dengan evolusi tradisi kuliner Jepang selama berabad-abad, mentsuyu pun terus berkembang.[3]

Popularitas dan pembagian budaya

Mentsuyu merupakan saus yang banyak digunakan di berbagai masakan Jepang dan sangat populer. Popularitas mentsuyu membuatnya diproduksi oleh berbagai macam produsen makanan Jepang dan sering dijual dengan nama merek yang berbeda seperti Mentsuyu (oleh Ninben, Yamaki, dan lain-lain), Hon Tsuyu (oleh Kikkoman), Tsuyu no moto (oleh Ninben), Tsuyu (oleh Somi dan lain-lain).[4]

Rasa dari mentsuyu cenderung berbeda antara wilayah Jepang bagian timur dan barat. Perbedaan pokok terletak pada preferensi kecap usukuchi (薄口) yang lebih dominan di Jepang bagian barat. Akibatnya, mentsuyu di wilayah timur Jepang biasanya berwarna lebih pekat, sementara di barat cenderung lebih pucat. Keberadaan kecap usukuchi dapat menjadikan mentsuyu memiliki cita rasa yang lebih manis dan halus.[4]

Referensi

  1. ↑ Chen, Namiko Hirasawa (2022-05-05). "Homemade Mentsuyu (Noodle Soup Base) めんつゆ". Just One Cookbook (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-11-01.
  2. 1 2 MasterClass (01 Oktober 2025). "Mentsuyu Recipe: How to Use and Store a Mentsuyu Soup Base - 2025". MasterClass (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-11-01.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |date=
  3. 1 2 THE POWER OF SHUN (September 2014). "The Ultimate Mentsuyu". SHUNGATE (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-11-01.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. 1 2 Yuki (2019-09-13). "All About "Mentsuyu": For Quick Cooking Japanese Cuisine" (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2025-11-01.
40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki konten kategori. Bantulah dengan menambah kategori yang sesuai sehingga artikel ini terkategori dengan artikel lain yang sejenis.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan