Minggu, 27 September 2026
17:44 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda

Memble tapi Kece

film Indonesia tahun 1989

Memble tapi Kece
SutradaraNawi Ismail
ProduserHaryadi Siswanto
Ditulis olehNawi Ismail
Pemeran
DistributorHargulin Film
Durasi88 menit
NegaraIndonesia

Memble tapi Kece adalah film Indonesia pada tahun 1986 dengan disutradarai oleh Nawi Ismail. Film ini dibintangi antara lain oleh Jaja Mihardja dan Emilia Contessa.

Sinopsis

Mirja selalu menononton di depan televisi umum kelurahan, sehingga ia sering mengkhayal menjadi penyanyi tenar seperti yang dilihatnya di televisi. Suatu saat, ia bermimpi rekaman bersama Hetty Koes Endang. Berikutnya ia bermimpi ditabrak mobil gadis cantik dra. Ayuningsih, iapun ia jatuh cinta, karena ditolak ia lalu mendatangi seorang dukun.

Ada beberapa nasihat dukun, yaitu bertapa di kuburan perawan yang mati di malam Jumat Kliwon, mencuri 21 pasang celana dalam dan kutang wanita. Saat mencuri, Mirja dihadang seekor anjing, ia lari dan tertangkap massa. Iapun digiring ke kantor polisi dan ditahan. Di situ ia dianiaya sesama tahanan mirip ibunya. Ternyata Ibu inilah yang menyiram air hingga Mirja bangun dan berkesimpulan terimalah hidup apa adanya.

Pemeran

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik film Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan