Sabtu, 17 Oktober 2026
17:03 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Mehdi Ben Barka

Mehdi Ben Barka

politikus Maroko

Bagikan:
Mehdi Ben Barka
المَهْدِي بِن بَرْكَة
250px-Mehdi_Ben_Barka_Anefo.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Mehdi Ben Barka
LahirJanuari 1920 (1920)
Hilang29 Oktober 1965 (pada umur 45 tahun)
Paris, Prancis
StatusHilang selama Error: Need valid year, month, day
PendidikanLycée Lyautey
Pekerjaanpolitikus, penulis

Mehdi Ben Barka (bahasa Arab:المهدي بن بركة; 1920 – menghilang pada 29 Oktober 1965) adalah seorang politikus asal Maroko, kepala partai sayap kiri Uni Pasukan Populer Nasional (UNPF) dan sekretaris Konferensi Tiga Benua. Sebagai penentang Imperialisme Prancis dan Raja Hassan II, ia "menghilang" di Paris pada 1965. Kebanyakan teori yang berupaya menjelaskan apa yang terjadi dengannya dimajukan pada tahun-tahun berikutnya. Namun tak sampai 2018, penjelasan mendetil soal penghilangannya dikatakan oleh jurnalis dan penulis Israel Ronen Bergman dalam buku Rise And Kill First: The Secret History of Israel's Targeted Assassinations. Berdasarkan pada riset dan wawancara dengan anggota-anggota operasi intelijensi Israel yang terlibat dalam rencana penculikan Barka, Bergman menyatakan bahwa ia dibunuh oleh para agen Maroko dan polisi Prancis, yang kemudian membuang jasadnya.[1]

Referensi

Bacaan tambahan

Daftar pustaka

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Mehdi Ben Barka.

Templat:Human rights in Morocco

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan