Kamis, 08 Oktober 2026
14:08 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya
Buaya moncong-ramping afrika barat

Buaya moncong-ramping afrika barat

Bagikan:
Buaya moncong-ramping afrika barat
Rentang waktu: Miosen – Masa kini, 11.6–0 jtyl[1]
250px-Crocodylus_cataphractus_faux-gavial_d%27Afrique2.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Buaya moncong-ramping afrika barat di akuarium porte dorée di Paris, Prancis
CITES Apendiks I (CITES)[3]
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Reptilia
Klad: Archosauromorpha
Klad: Archosauriformes
Ordo: Crocodilia
Famili: Crocodylidae
Genus: Mecistops
Spesies:
M. cataphractus
Nama binomial
Mecistops cataphractus
(Cuvier, 1825)
Sinonim[4]
  • Crocodylus cataphractus Cuvier, 1825
  • Mecistops bennettii Gray, 1844

Buaya moncong-ramping afrika barat (Mecistops cataphractus), atau buaya moncong-ramping, adalah sebuah spesies buaya terancam kritis dari Afrika.[5] Spesies ini menjadi salah satu dari lima spesies buaya di afrika, empat lainnya yaitu buaya moncong-ramping afrika tengah, buaya nil, buaya afrika barat dan buaya kerdil.

Spesies ini (M. cataphractus) awalnya dianggap terbesar disekujur Afrika barat sampai ke Afrika tengah, tetapi spesies di Afrika tengah telah dipisahkan menjadi spesiesnya sendiri, yaitu buaya moncong-ramping afrika tengah (M. leptorhynchus) bedasarkan studi pada 2014 dan 2018 yang mengindikasikan bahwa mereka adalah dua spesies yang berbeda.[6] Nama cataphractus ditetapkan untuk spesies Afrika barat, karena spesies tersebut yang pertamakali dideskripsikan bedasarkan spesimen dari Afrika barat. Kedua spesies ini bercabang sekitar 6,5 sampai 7,5 jtl, hidup di zona drainase sungai yang berbeda, dipisahkan secara geografis dengan satu sama lainnya oleh Garis Kamerun.[7]

Referensi

  1. ↑ Rio, Jonathan P.; Mannion, Philip D. (6 September 2021). "Phylogenetic analysis of a new morphological dataset elucidates the evolutionary history of Crocodylia and resolves the long-standing gharial problem". PeerJ. 9: e12094. doi:10.7717/peerj.12094. PMC 8428266. PMID 34567843.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) Pemeliharaan CS1: nomor artikel sebagai nomor halaman (link)
  2. ↑ Shirley, M.H. (2014). "Mecistops cataphractus". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2014 e.T5660A3044332. doi:10.2305/IUCN.UK.2014-1.RLTS.T5660A3044332.en. Diakses tanggal 19 November 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link){{cite iucn}}: uses deprecated |page= identifier (help)
  3. ↑ "Appendices | CITES". cites.org. Diakses tanggal 2022-01-14.
  4. ↑ Mecistops cataphractus di Reptarium.cz Reptile Database. Diakses 30 January 2020.
  5. ↑ Brochu, C. A.; Storrs, G. W. (2012). "A giant crocodile from the Plio-Pleistocene of Kenya, the phylogenetic relationships of Neogene African crocodylines, and the antiquity of Crocodylus in Africa". Journal of Vertebrate Paleontology. 32 (3): 587. Bibcode:2012JVPal..32..587B. doi:10.1080/02724634.2012.652324. S2CID 85103427.
  6. ↑ Shirley, M. H.; Carr, A. N.; Nestler, J. H.; Vliet, K. A.; Brochu, C. A. (2018-10-24). "Systematic revision of the living African Slender-snouted Crocodiles (Mecistops Gray, 1844)". Zootaxa. 4504 (2): 151–193. doi:10.11646/zootaxa.4504.2.1. ISSN 1175-5334. PMID 30486023. S2CID 54146247.
  7. ↑ Shirley, M. H.; Vliet, K. A.; Carr, A. N.; Austin, J. D. (2014). "Rigorous approaches to species delimitation have significant implications for African crocodilian systematics and conservation". Proceedings of the Royal Society B: Biological Sciences. 281 (1776): 20132483. doi:10.1098/rspb.2013.2483. PMC 3871313. PMID 24335982.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: nomor artikel sebagai nomor halaman (link)
Spesies Crocodilia yang masih hidup
Famili Gavialidae
Gavialis
Tomistoma
Alligatorinae
(Aligator)
Alligator
Caimaninae
(Kaiman)
Caiman
Melanosuchus
Paleosuchus
Famili Crocodylidae (Buaya)
Crocodylinae
Crocodylus
Osteolaeminae
Mecistops
Osteolaemus
'
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan