Minggu, 18 Oktober 2026
12:33 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Mazmur 104

Mazmur 104

Bagikan:
Mazmur 104
250px-Psalms_Scroll.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Naskah Gulungan Mazmur "11Q5" di antara Naskah Laut Mati memuat salinan sejumlah besar mazmur Alkitab yang diperkirakan dibuat pada abad ke-2 SM.
KitabKitab Mazmur
KategoriKetuvim
Bagian Alkitab KristenPerjanjian Lama
Urutan dalam
Kitab Kristen
19

Mazmur 104 (disingkat Maz 104, Mzm 104 atau Mz 104; penomoran Septuaginta: Mazmur 103) adalah sebuah mazmur dalam bagian ke-4 Kitab Mazmur di Alkitab Ibrani dan Perjanjian Lama dalam Alkitab Kristen. Tidak dicatat nama penggubahnya [1][2]

Teks

Ayat 4

Yang membuat angin sebagai suruhan-suruhan-Mu, dan api yang menyala sebagai pelayan-pelayan-Mu,[3]

Dikutip dalam Ibrani 1:7 sebagai Firman dari Allah sendiri. Merujuk kepada Mazmur 148:8

Ayat 33

Aku hendak menyanyi bagi TUHAN selama aku hidup, aku hendak bermazmur bagi Allahku selagi aku ada.[4]

Paralel dengan Mazmur 146:2

Aku hendak memuliakan TUHAN selama aku hidup, dan bermazmur bagi Allahku selagi aku ada.[5]

Kedua ayat ini sama-sama terdiri dari 6 kata di mana hanya kata pertama yang berbeda: אהללה (’ă·hale·lāh; "(aku) akan memuji-muji") pada 146:2, dan אשירה (ā·syî·rāh; "(aku) akan menyanyi" atau "bersyair") di tambah satu huruf ל (dilafalkan le; bermakna "kepada" atau "bagi") di depan kata kedua, yaitu Yahweh, pada 104:33. Kata-kata sisanya tepat sama.

Tradisi Yahudi

  • Orang Yahudi Ortodoks membaca lengkap Mazmur 104 tiap hari pada ibadah pagi "Shacharit" dan pada waktu khusus seperti bulan baru Rosh Chodesh.[6]
  • Dibaca setelah Mincha antara hari raya Sukkot dan Shabbat Hagadol.[7]
  • Ayat 1-2 dibaca setelah memakai tallit dalam ibadah pagi Shacharit.[8]
  • Ayat 24 bagian dari Hameir La'aretz dalam doa berkat sebelum Shema Yisrael pada waktu Shacharit[9] dan dicatat dalam Pirkei Avot Bab 6, no. 10.[10]
  • Ayat 31 adalah baris ke-1 Yehi Kivod dalam Pesukei Dezimra,[11] bagian dari Baruch Hashem L'Olam dalam ibadah petang Maariv,[12] dan dibaca waktu membuka Hakafot waktu Simchat Torah.[13]

Tradisi Kristen

  • Dipakai dalam liturgi Gereja Ortodoks Timur di awal doa petang vespers dan doa semalam suntuk all-night vigil. Biasanya dibacakan setelah doa pembukaan ibadah.
  • Dipakai sebagai nyanyian mengenang Penciptaan oleh Allah akan binatang, tumbuhan, air, langit dan lain-lain, sering dianggap sebagai nyanyian Adam (manusia pertama) di luar batas taman Firdaus (Eden) setelah diusir keluar Kejadian 3. Saat mazmur ini dinyanyikan, pastor berdiri di balik Pintu Utama ruang kebaktian (Royal Doors) hanya memakai epitrachilion untuk membuat makna simbolik ini lebih nyata.
  • Filsuf Jerman Johann Gottfried Herder mengagumi keindahan mazmur ini dan berkata, "Tidaklah rugi bila mempelajari bahasa Ibrani sepuluh tahun hanya supaya dapat membacanya dalam bahasa aslinya"

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ (Indonesia) Marie Claire Barth, B.A. Pareira, Tafsir Alkitab: Kitab Mazmur 73-150. Jakarta: BPK Gunung Mulia. 1998.
  2. ↑ (Indonesia) W.S. LaSor, D.A. Hubbard, F.W. Bush. Pengantar Perjanjian Lama 2, Sastra dan Nubuat. Jakarta: BPK Gunung Mulia. 1994. ISBN 9789794150431
  3. ↑ Mazmur 104:4
  4. ↑ Mazmur 104:33
  5. ↑ Mazmur 146:2
  6. ↑ Philip Birnbaum, Daily Prayer Book, 1949, p. 465
  7. ↑ The Complete Artscroll Siddur page 530
  8. ↑ The Complete Artscroll Siddur page 2
  9. ↑ The Complete Artscroll Siddur page 87
  10. ↑ The Complete Artscroll Siddur page 587
  11. ↑ The Complete Artscroll Siddur page 64
  12. ↑ The Complete Artscroll Siddur page 265
  13. ↑ The Complete Artscroll Siddur page 759

Pranala luar

Alkitab
Bagian ke-1
Bagian ke-2
Bagian ke-3
Bagian ke-4
Bagian ke-5
Apokrif
Istilah
Sumber
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan