Jumat, 02 Oktober 2026
15:43 WIB
TERKINI
Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang
Max Slevogt

Max Slevogt

Bagikan:
250px-Max_Slevogt.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lukisan Slevogt tahun 1917

Max Slevogt (lahir di Landshut, Beieren pada 8 Oktober 1868; meninggal di Neukaster, Rheinland pada 20 September 1932) adalah seorang pelukis, ilustrator buku, grafikus, musisi, penyanyi, dan perancang dekor Jerman.[1] Max Slegovt merupakan tokoh penting dari mazhab impresionis Jerman, seperti juga Max Liebermann dan Lovis Corinth.[1][2] Ia menempuh studi di Munchen dan Paris.[1] Setelah menamatkan belajar di sana, ia menetap di Berlin pada tahun 1901, kemudian menjadi profesor di Akademi Seni Rupa pada tahun 1917.[1] Gaya dari ketiga pelukis Jerman itu dipengaruhi oleh gaya lukisan impresionis Belanda abad 16.[2] Perbedaan di kemudian hari, Slevogt dibanding Liebermann yang realis dan objektif dan Corinth yang mengandalkan tempramen manusia, sedangkan Slevogt lebih imaginatif, dekoratif dan anekdotal.[2] Gaya lukisannya beraura cerah dan gembira, yang juga mengabadikan suasana magis sebuah waktu atau momen.[1] Ia gemar melukis potret tokoh-tokoh seniman, di antaranya adalah penyanyi Francisco d'Andrade, pemandangan alam, dan tema keagamaan, antara lain siklus grafika Passion tahun 1922-1923.[1] Beberapa karyanya yang terkenal, fresko raksasa Golgotha (luas 100 m²); ilustrasi pada Ilias (1907); The Magic Flute dan Last of the Mohicans.[1]

Rujukan

  1. 1 2 3 4 5 6 7 (Indonesia)Hassan Shadily & Redaksi Ensiklopedi Indonesia (Red & Peny)., Ensiklopedi Indonesia Jilid 6 (SHI-VAJ). Jakarta: Ichtiar Baru-van Hoeve, hal. 3222
  2. 1 2 3 (Inggris) Christian Lenz., The Neue Pinakothek, Munich. London: C.H.Beck, 2007, Hal. 115
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan