Jumat, 06 November 2026
09:35 WIB
TERKINI
Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan
Max Slevogt

Max Slevogt

Bagikan:
250px-Max_Slevogt.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lukisan Slevogt tahun 1917

Max Slevogt (lahir di Landshut, Beieren pada 8 Oktober 1868; meninggal di Neukaster, Rheinland pada 20 September 1932) adalah seorang pelukis, ilustrator buku, grafikus, musisi, penyanyi, dan perancang dekor Jerman.[1] Max Slegovt merupakan tokoh penting dari mazhab impresionis Jerman, seperti juga Max Liebermann dan Lovis Corinth.[1][2] Ia menempuh studi di Munchen dan Paris.[1] Setelah menamatkan belajar di sana, ia menetap di Berlin pada tahun 1901, kemudian menjadi profesor di Akademi Seni Rupa pada tahun 1917.[1] Gaya dari ketiga pelukis Jerman itu dipengaruhi oleh gaya lukisan impresionis Belanda abad 16.[2] Perbedaan di kemudian hari, Slevogt dibanding Liebermann yang realis dan objektif dan Corinth yang mengandalkan tempramen manusia, sedangkan Slevogt lebih imaginatif, dekoratif dan anekdotal.[2] Gaya lukisannya beraura cerah dan gembira, yang juga mengabadikan suasana magis sebuah waktu atau momen.[1] Ia gemar melukis potret tokoh-tokoh seniman, di antaranya adalah penyanyi Francisco d'Andrade, pemandangan alam, dan tema keagamaan, antara lain siklus grafika Passion tahun 1922-1923.[1] Beberapa karyanya yang terkenal, fresko raksasa Golgotha (luas 100 m²); ilustrasi pada Ilias (1907); The Magic Flute dan Last of the Mohicans.[1]

Rujukan

  1. 1 2 3 4 5 6 7 (Indonesia)Hassan Shadily & Redaksi Ensiklopedi Indonesia (Red & Peny)., Ensiklopedi Indonesia Jilid 6 (SHI-VAJ). Jakarta: Ichtiar Baru-van Hoeve, hal. 3222
  2. 1 2 3 (Inggris) Christian Lenz., The Neue Pinakothek, Munich. London: C.H.Beck, 2007, Hal. 115
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan