Rabu, 30 September 2026
13:06 WIB
TERKINI
Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Misteri Kematian Dua Pemuda di Lembang, Saksi Kunci Mulai Membaik Lampung Tengah Tragedi KM Virgo Renggut Feris, Dua Anak Kehilangan Tulang Punggung Keluarga Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu
Maunder Minimum

Maunder Minimum

periode kelangkaan bintik matahari pada tahun 1645-1715

Bagikan:
500px-Sunspot_Numbers.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Maunder Minimum dalam sejarah 400 tahun angka bintik matahari

Maunder Minimum, juga dikenal sebagai "kelangkaan bintik matahari yang berkepanjangan", adalah periode sekitar tahun 1645 hingga 1715 di mana bintik matahari menjadi sangat langka. Selama periode 28 tahun (1672-1699), pengamat menemukan kurang dari 50 bintik matahari. Ini kontras dengan 40.000–50.000 bintik matahari yang terlihat pada zaman modern dalam rentang waktu yang sama.[1]

Maunder Minimum adalah bagian dari Zaman Es Kecil, periode kelangkaan bintik matahari panjang yang menyebabkan suhu Eropa yang lebih rendah dari rata-rata. Aktivitas matahari yang berkurang mungkin telah berkontribusi pada pendinginan iklim, meskipun pendinginan dimulai sebelum matahari minimum dan penyebab utamanya diyakini adalah aktivitas gunung berapi.

Referensi

  1. ↑ John E. Beckman & Terence J. Mahoney (1998). The Maunder Minimum and Climate Change: Have Historical Records Aided Current Research?. Library and Information Services in Astronomy III. ASP Conference Series. Vol. 153. Instituto de Astrofísica de Canarias, Tenerife: Astronomical Society of the Pacific.
Ikon rintisan

Artikel bertopik geologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan