Kamis, 15 Oktober 2026
08:11 WIB
TERKINI
Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus
Matematika India

Matematika India

Perkembangan Matematika di Asia Selatan

Bagikan:
250px-Bakhshali_manuscript.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Salah satu manuskrip Bakhshali dari tahun 224–383 M.
250px-Brahmaguptra%27s_theorem.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pada abad ke-7, teorema Brahmagupta menentukan bahwa AF=FD.

Matematika India muncul di anak benua India dari 1200 SM[1] sampai akhir abad ke-18. Pada zaman klasik dari matematika India (400 M sampai 1200 M), kontribusi menonjol dibuat oleh para cendekiawan seperti Aryabhata, Brahmagupta, Bhaskara II, dan Varāhamihira. Sistem bilangan desimal yang sekarang dipakai pertama kali tercatat dalam matematika India.[2]

Para matematikawan India membuat kontribusi awal untuk kajian konsep 0 (nol) sebagai sebuah bilangan, bilangan negatif, aritmetika, dan aljabar.[3][4] Selain itu, trigonometri berkembang di India, dan definisi modern sinus dan kosinus juga dikembangkan disana. Konsep matematika tersebut dibawa ke Timur Tengah, Tiongkok dan Eropa[4] dan berujung pada pengembangan lanjutan yang sekarang membentuk fondasi-fondasi dari banyak bidang matematika.

Referensi

  1. ↑ (Hayashi 2005, hlm. 360–361) harv error: tanpa target: CITEREFHayashi2005 (bantuan)
  2. ↑ Plofker 2009, hlm. 44–47 harvnb error: tanpa target: CITEREFPlofker2009 (bantuan)
  3. ↑ du Sautoy, Marcus (2019-02-23). "Kisah bagaimana India merevolusi matematika ratusan tahun sebelum bangsa Eropa". BBC.
  4. 1 2 "Algebra" 2007. Britannica Concise Encyclopedia. Encyclopædia Britannica Online. 16 May 2007. Terjemahan kutipan: "Sistem desimal yang lengkap telah diselesaikan sejak abad ke-9 di India, dan kebanyakan ide-ide utama juga tersebar ke Tiongkok dan Dunia Islam. Aritmetika India mengembangkan hukum-hukum konsisten dan benar untuk beroperasi dengan bilangan positif dan negatif, bahkan untuk memperlakukan nol sebagai bilangan umum. Hanya setelah ratusan tahun berlalu, orang eropa bisa mengintegrasikan ide-ide ini dalam pelajaran aljabar mereka."

Pranala luar

Wikiquote memiliki koleksi kutipan yang berkaitan dengan: Matematika India.
Indian Mathematics di In Our Time di BBC. InSIGHT 2009, a workshop on traditional Indian sciences for school children conducted by the Computer Science department of Anna University, Chennai, India. Mathematics in ancient India by R. Sridharan Combinatorial methods in ancient India Mathematics before S. Ramanujan
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan