Jumat, 30 Oktober 2026
11:26 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Manuskrip Bakhshali

Bagikan:
500px-Bakhshali_numerals_1.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Angka-angka yang digunakan dalam manuskrip Bakhshali

Manuskrip Bakhshali adalah sebuah manuskrip matematis ditulis pada kulit kayu birch yang ditemukan dekat desa Bakhshali (dekat Mardan di Pakistan saat ini) pada tahun 1881. Manuskrip ini terkenal karena menjadi "manuskrip tertua yang ada dalam matematika India."[1] Beberapa bagian dari manuskrip tersebut berasal dari tahun 224–383 M.

Manuskrip ini merupakan bukti tertua penggunaan simbol nol di India.[2][3]

Penemuan

Manuskrip ini ditemukan pada tahun 1881,[4] oleh seorang petani di desa Bakhshali, yang terletak dekat Mardan, kini di Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan.[1] Penelitian pertama terhadap manuskrip tersebut dilakukan oleh A. F. R. Hoernlé.[1][5] Setelah kematian Hoernlé, ia diteliti oleh G. R. Kaye, yang menyunting karya tersebut dan menerbitkannya sebagai buku pada tahun 1927.[6]

Manuskrip yang ada tidak lengkap, terdiri dari tujuh puluh lembar kulit kayu birch,[1][4] dengan urutan yang dimaksud tidak diketahui.[1] Manuskrip ini terdapat di Perpustakaan Bodleian di Universitas Oxford[1][4] (MS. Sansk. d. 14), dan dikatakan terlalu rapuh untuk diteliti oleh para ilmuwan.

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 Takao Hayashi (2008), "Bakhshālī Manuscript", dalam Helaine Selin (ed.), Encyclopaedia of the History of Science, Technology, and Medicine in Non-Western Cultures, vol. 1, Springer, hlm. B1–B3, ISBN 9781402045592
  2. ↑ Devlin, Hannah (2017-09-13). "Much ado about nothing: ancient Indian text contains earliest zero symbol". The Guardian. ISSN 0261-3077. Diakses tanggal 2017-09-14.
  3. ↑ "Carbon dating finds Bakhshali manuscript contains oldest recorded origins of the symbol 'zero'". Bodleian Library. 2017-09-14. Diakses tanggal 2017-09-14.
  4. 1 2 3 John Newsome Crossley; Anthony Wah-Cheung Lun; Kangshen Shen; Shen Kangsheng (1999). The Nine Chapters on the Mathematical Art: Companion and Commentary. Oxford University Press. ISBN 0-19-853936-3.
  5. ↑ Hoernle, Augustus (1887), On the Bakshali manuscript, Vienna: Alfred Hölder (Editor of the Court and of the University)
  6. ↑ Bibhutibhusan Datta (1929). "Book Review: G. R. Kaye, The Bakhshâlî Manuscript—A Study in Mediaeval Mathematics, 1927". 35 (4). Bull. Amer. Math. Soc.: 579–580. {{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=

Bacaan lebih lanjut

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan