Sabtu, 17 Oktober 2026
19:57 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Massa udara

Massa udara

Bagikan:

Massa udara adalah volume udara yang ditentukan oleh suhu dan kandungan uap air. Massa udara menyebar sepanjang ratusan atau ribuan kilometer dan beradaptasi dengan permukaan di bawahnya. Massa udara diklasifikasikan menurut garis lintang dan wilayah daratan atau lautan. Massa udara yang dingin disebut kutub atau artik, sedangkan massa udara yang lebih hangat disebut tropis.

250px-Air_masses.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Massa udara

Klasifikasi

Klasifikasi Bergeron adalah bentuk klasifikasi massa udara yang paling diterima secara luas.[1] Klasifikasi massa udara menggunakan tiga huruf. Huruf pertama menggambarkan sifat kelembapannya, dengan "c" digunakan untuk massa udara kontinental (kering) dan "m" untuk massa udara maritim (lembap). Huruf kedua melambangkan wilayah sumber massa udara: "T" untuk Tropis, "P" untuk Polar, "A" untuk Arktik atau Antartika, "M" untuk Monsun, "E" untuk Ekuator, dan "S" untuk udara superior (udara yang mengeringkan dan menghangat secara adiabatik yang dihasilkan oleh gerakan ke bawah yang signifikan di atmosfer). Huruf ketiga melambangkan kestabilan massa udara, "k" untuk massa udara lebih dingin daripada permukaan di bawahnya dan "w" untuk massa udara yang lebih hangat daripada permukaan di bawahnya.[2] Sebagai contoh, massa udara kutub yang bertiup di atas Arus teluk, dilambangkan sebagai "cPk".[3]

Rujukan

  1. ↑ H. C. Willett (Juni 1933). "American Air Mass Properties" (PDF). Papers in Physical Oceanography and Meteorology. 2 (2). Massachusetts Institute of Technology: 5. Diakses tanggal 31 Desember 2020.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ American Meteorological Society. "airmass classification". glossary.ametsoc.org. Diakses tanggal 31 Desember 2020.
  3. ↑ Saha, Pijushkanti (2012-06-05). Modern Climatology (dalam bahasa Inggris). Allied Publishers. hlm. 121. ISBN 978-81-8424-756-5.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan