Rabu, 21 Oktober 2026
02:31 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari
Mary Kaldor

Mary Kaldor

akademisi Britania Raya

Bagikan:
Mary Kaldor
CBE
250px-Mary_Kaldor_crop.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Mary Kaldor, 2000.
Lahir16 Maret 1946 (umur 80)
InstitusiLondon School of Economics
BidangPemerintahan global
Alma materSomerville College, Oxford

Mary Henrietta Kaldor CBE[1] (born 16 March 1946)[2] adalah akademisi Britania Raya. Ia saat ini menjabat sebagai dosen pemerintahan global di London School of Economics; ia juga merangkap Direktur Unit Penelitian Masyarakat Sipil dan Keamanan Manusia.[3] Ia adalah tokoh utama dalam perkembangan demokrasi kosmopolitan. Karya-karya Kaldor mengandung topik globalisasi, hubungan internasional, intervensi kemanusiaan, masyarakat sipil global, pemerintahan global, dan peperangan baru.

Karier

Sebelum masuk LSE, Kaldor bekerja di Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI) dan saat ini merupakan anggota dewan pelaksananya.[4] Ia juga bekerja di Science Policy Research Unit di Universitas Sussex,[5] kemudian melakukan penelitian bersama ekonom Inggris Christopher Freeman. Ia adalah anggota pendiri European Nuclear Disarmament dan menjadi redaktur European Nuclear Disarmament Journal pada tahun 1983–88. Ia merupakan pendiri dan ketua Helsinki Citizens Assembly,[5] dan anggota pendiri European Council on Foreign Relations.[6] Ia juga menulis beberapa artikel di OpenDemocracy.net,[7] situs milik Dewan Pengawas Hertie School of Governance, dan merupakan anggota redaksi Stability: International Journal of Security and Development.

Dalam wawancara tahun 2008, Kaldor mengatakan, "Masyarakat internasional selalu mengacaukan semua yang dilaluinya":

Sulit sekali menemukan satu contoh intervensi kemanusiaan pada 1990-an yang bisa dianggap sukses. Perdebatan mengenai apakah hak asasi manusia dapat dipaksa-tegakkan melalui militer semakin panas, apalagi setelah Kosovo. Selain itu, perang di Afghanistan dan Irak yang dilancarkan atas alasan kemanusiaan justru memunculkan pertanyaan atas alasan intervensinya.[8]

Keluarga

Mary merupakan putri dari ekonom Nicholas Kaldor[8] dan Clarissa Goldschmidt, ilmuwan sejarah dari Somerville College, Oxford. Ia juga merupakan adik dari Frances Stewart, dosen Oxford Department of International Development (ODID), Universitas Oxford. Keluarganya pindah ke Cambridge barat pada tahun 1950.[9] Kaldor meraih gelar B.A. di bidang filsafat, politik, dan ekonomi (FPE) dari Universitas Oxford.[7]

Pustaka pilihan

Buku

Second edition, ISBN 978-0-7456-3863-8
First edition, ISBN 978-0-8047-3722-7

Bab buku

  • Kaldor, Mary (2009), "Protective security or protection rackets? War and sovereignty", dalam Kanbur, Ravi; Basu, Kaushik (ed.), Arguments for a better world: essays in honor of Amartya Sen | Volume II: Society, institutions and development, Oxford New York: Oxford University Press, hlm. 470–487, ISBN 9780199239979.

Artikel jurnal

Referensi

  1. ↑ London Gazette, New Year's Honours Diplomatic and Overseas List 2001
  2. ↑ "Kaldor, Mary". Library of Congress. Diakses tanggal 5 Oktober 2014. (Kaldor, Mary Henrietta) ... (b. 3/16/46){{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Mary Kaldor's LSE Diarsipkan 2010-03-27 di Wayback Machine page.
  4. ↑ http://www.sipri.org/about/organization/board
  5. 1 2 "LSE page". Diarsipkan dari asli tanggal 2010-03-27. Diakses tanggal 2015-05-11.
  6. ↑ European Council on Foreign Relations "Council" Diarsipkan 2006-11-16 di Wayback Machine.
  7. 1 2 opendemocracy.net Mary Kaldor Diarsipkan 2009-07-09 di Wayback Machine
  8. 1 2 The Guardian, 1 April 2008, INterview: 'The international community makes a terrible mess wherever it goes'
  9. ↑ Toye, John (2011), "Social wellbeing and conflict: themes from the work of Frances Stewart", dalam FitzGerald, Valpy; Heyer, Judith; Thorp, Rosemary (ed.), Overcoming the persistence of inequality and poverty, Houndsmill, Basingstoke, Hampshire New York: Palgrave, ISBN 9780230249707
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan