Sabtu, 17 Oktober 2026
15:04 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Martha Bernays

Martha Bernays

dokter asal Jerman

Bagikan:
Martha Bernays
250px-Martha_Bernays.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Martha Bernays (1882)
Lahir(1861-07-26)26 Juli 1861
Meninggal2 November 1951(1951-11-02) (umur 90)
London, England, United Kingdom
Pasangan menikahSigmund Freud (m.1886–1939; his death)
Anak6, including Ernst and Anna
KerabatIsaac Bernays (grandfather)
Michael Bernays (uncle)
Edward Bernays (nephew)

Martha Bernays adalah istri dari psikoanalis Austria, Sigmund Freud. Ia lahir pada tanggal 26 Juli 1861 dan wafat pada tanggal 2 November 1951).

Kehidupan Pribadi

Martha hidup dalam lingkungan keluarga Yahudi Ortodoks yang taat.[1] Ia adalah putri dari Berman Bernays (1826–1879) dan Emmeline Philipp (1830–1910). Kakeknya adalah kepala rabi Hamburg bernama Isaac Bernays. Keluarganya berkerabat jauh dengan Heinrich Heine.[2] Martha juga memiliki seorang paman bernama Michael Bernays yang bekerja sebagai profesor di Universitas Munich dan beragama Kristen.[3] Keluarga Bernays dan Freud menjalin hubungan yang sangat erat. Kakak laki-laki Martha yang bernama Eli melakukan pernikahan dengan adik perempuan Freud [4] Martha juga memiliki seorang bibi bernama Edward Bernays, yang bekerja di bidang hubungan masyarakat Amerika Serikat.[5] Ia juga memiliki sepupu dari jalur ibu bernama Julius Philipp dan Oscar Philipp. Keduanya adalah pendiri Philipp Brothers.[6]

Pertunangan dan Pernikahan

250px-Freud%27s_ashes_in_Golder%27s_Green_Columbarium_%28cropped%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
"Freud Corner", Krematorium Emas Golders: Guci lonceng berbahan Tembikar Yunani Kuno yang menyimpan abu kremasi Sigmund Freud dan Martha Bernays

Pertemuan antara Sigmund Freud dan Martha berlangsung pada bulan April tahun 1882. Keduanya bertunangan hingga tahun 1886 dan menikah di Hamburg pada tanggal 14 September 1886.[7] Keduanya saling mengirim surat cinta selama masa pertunangan. Martha menerima lebih dari 900 surat panjang dari Freud. Surat-surat ini memperlihatkan dinamika hubungan keduanya terutama dalam kecemburuan dan gairah cinta.[8] Setelah pernikahan, hubungan keduanya menjadi harmonis.[9]

Karakter

Martha terlahir sebagai wanita muda yang berpenampilan menarik. Selain itu ia gemar membaca sehingga memiliki pengetahuan yang luas dan berpendidikan tinggi.[10] Sebagai ibu rumah tangga, ia sangat memperhatikan disiplin waktu dan kebersihan.[11] Ia seorang yang tegas tetapi penyayang terhadap anak-anaknya. Martha menerapkan prinsip joie de vivre dalam rumah tangganya.[12]

Referensi

  1. ↑ Peter Gay, Freud (1989) p. 38
  2. ↑ David Bakan: Sigmund Freud and the Jewish Mystical Tradition. Princeton 1958, p. 196.
  3. ↑ Bakan, 57, 196.
  4. ↑ Ernest Jones, The Life and Work of Sigmund Freud (1964) pp. 111-2
  5. ↑ "Edward Bernays, 'Father of Public Relations' And Leader in Opinion Making, Dies at 103". The New York Times. Maret 10, 1995.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ Berlin, Isaiah (September 7, 2017). Affirming: Letters 1975-1997. Vintage Digital. ISBN 1845952251.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ Letters of Sigmund Freud; selected and edited by Ernst L. Freud, Basic Books, 1960; p. 7 ISBN0-486-27105-6
  8. ↑ Ernest Jones, The Life and Work of Sigmund Freud (1964) p. 109. 116-9, and p. 133
  9. ↑ Peter Gay, Freud (1989) p. 60
  10. ↑ Ernest Jones, The Life and Work of Sigmund Freud (1964) p. 110-1 and p. 165-6
  11. ↑ Peter Gay, Reading Freud (1990) p. 172
  12. ↑ Peter Gay (1989) Freud hal. 59-61
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan