Minggu, 08 November 2026
09:07 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Anna Freud

Anna Freud

Bagikan:
Anna Freud
250px-Sigmund_en_Anna.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lahir(1895-12-03)3 Desember 1895
MeninggalKesalahan ekspresi: Karakter tanda baca "{" tidak dikenal. Parameter salah (harus 1 — 12) 9 Oktober 1982(9 Oktober 1982-Kesalahan ekspresi: Kata "desember" tidak dikenal.-{{{3}}}) (umur Error: Need valid year, month, day)Kesalahan ekspresi: Kata "oktober" tidak dikenal.
Dikenal karenamenganalisis hakikat ego
Karier ilmiah
BidangPsikoanalisis

Anna Freud (1895-1982) adalah seorang psikolog dari aliran psikoanalisis, yang juga merupakan putri dari Sigmund Freud.[1] Anna Freud terkenal karena bukunya yang berjudul " dan Mekanisme Pertahanan" (Ego and Defense Mechanism).[1] Di dalam buku tersebut, Anna secara khusus membicarakan mekanisme pertahanan diri yang dilakukan oleh remaja.[1]

Perbedaan antara Anna dengan psikolog psikoanalisis lain seperti Jung dan Adler adalah Anna lebih tertarik dengan dinamika kejiwaan ketimbang struktur kejiwaan, khususnya dinamika yang bertumpu pada ego.[1] Bagi Anna, ego adalah dasar dari segala pengamatan seorang psikolog.[1] Di dalam ego, psikolog dapat mengamati cara kerja id, super ego, dan alam bawah sadar secara umum.[1] Dengan difokuskannya penelitian pada ego, dimulailah suatu gerakan di dalam Mazhab Psikoanalisis yang disebut psikologi ego.[1][2] Selain Anna Freud, Erik Erikson adalah seorang psikolog ego yang sangat terkena.[1]

Kehidupan dan karier

Anna Freud lahir di Vienna, pada 3 Desember 1895.[1] Dia merupakan anak bungsu dari Freud dan Martha Bernays.[3] Dia tumbuh dalam lingkungan nyaman dan kaya raya.[4] Anna Freud terlihat memiliki masa kanak-kanak yang kurang bahagia. Di mana dia tidak pernah memiliki hubungan yang bahagia dengan ibunya, oleh sebab itu dia diasuh oleh Josepine perawat Katolik mereka.[4] Dia memiliki kesulitan dalam berinteraksi dengan saudaranya, khususnya dengan saudaranya yang bernama Sophie Freud. Sophie, adalah seorang anak yang atraktif, merepresentasikan sebagai sebuah ancaman baginya dalam mendapatkan perhatian ayahnya: "Kedua Freud muda tumbuh sebagaimana versi mereka sebagaimana dua versi persaudaraan: 'kecantikan' dan 'otak',[4] dan suatu ketika ayah mereka bicara tentang kecemburuan Anna terhadap Sophie.[4]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 (Indonesia)George Boeree. 2008. Personality Theories: Melacak Kepribadian Anda Bersama Psikolog Dunia. Yogyakarta: Prismasophie. Hal. 64-65.
  2. ↑ (Inggris)Clifford T. Morgan, et. al. 1986. Introduction to Psychology. New York: McGraw-Hill Inc. P. 599.
  3. ↑ "Women Trailblazers in Mental Health: Anna Freud". adaa.org (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-09-26.
  4. 1 2 3 4 "The Freud Museum ~ Education ~ Anna Freud". Freud Museum. Diakses tanggal 2018-03-12.


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi mengenai ilmuwan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan