Jumat, 09 Oktober 2026
16:48 WIB
TERKINI
Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Hukum Pujianto Divonis 8 Bulan Penjara: Perdagangan Ajinomoto Palsu Merugikan Konsumen Lampung Lampung Diprediksi Cerah Berawan, Hujan Lokal Sambangi Beberapa Wilayah

Marek Janota

Bagikan:

Marek Janota (13 Oktober 1937 – 15 Agustus 2021[1]) adalah seorang pelatih dan pemandu bakat sepak bola asal Polandia yang dianggap berjasa melahirkan para pemain handal pada dasawarsa 1980-an di Indonesia khususnya di Jawa Barat seperti Adeng Hudaya, Robby Darwis, dan Sukowiyono. Ia membawa Persib menjuarai perserikatan di Indonesia dengan pemain-pemain muda. Ia pernah menjadi pelatih timnas Indonesia selama beberapa tahun.

Pranala luar

Rujukan

  1. ↑ "Profil Marek Janota" Diarsipkan 2014-03-17 di Wayback Machine, Situs Persib, diakses 16 Juni 2013

Mastenbroek (1938) · Quee (1951–53) · Pogačnik (1954–63) · Mangindaan (1966–70) · E. Witarsa (1970) · Dalhar (1971–72) · Arland (1972–74) · A. Witarsa (1974–75) · Coerver (1975–76) · Arland (1976–78) · Van Balkom (1978–79) · Janota (1979–80) · Fischer (1980–81) · Tjong (1981–82) · Aliandoe (1982–83) · Basri, Idris dan Kadir (1983–84) · Matulapelwa (1985–87) · Polosin (1987–91) · Toplak (1991–93) · Matte (1993–96) · Danurwindo (1995–96) · Wullems (1996–97) · Bahalwan (1998) · Schumm (1999) · Iskandar (1999–2000) · Dollo (2000–01) · Kolev (2002–04) · Withe (2004–07) · Nurdiansyah (2005) · Kolev (2007) · Dollo (2008–10) · Riedl (2010–11) · Rijsbergen (2011–12) · Santoso (2012) · Maizar (2012–13) · Blanco (2013) · Rahmad (2013) · Jacksen (2013) · Riedl (2013–14) · Dollo (2015) · Huistra (2015) · Riedl (2016) · Milla (2017–18) · Sakti (2018) · McMenemy (2018–19) · Tae-yong (2019–25) · Kluivert (2025) · Herdman (2026–sekarang)

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan