Selasa, 03 November 2026
15:53 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare

Mandela and Tambo

Bagikan:
Mandela and Tambo
MarkasDewan Kanselir
Bidang utamaPraktik umum
Tokoh pentingNelson Mandela dan Oliver Tambo
Didirikan1952
Dibubarkan1960 (Karena keterlibatan para pendirinya dalam Gerakan Anti-Apartheid)

Mandela and Tambo adalah sebuah firma hukum Afrika Selatan yang didirikan oleh Nelson Mandela dan Oliver Tambo di Johannesburg pada akhir 1952. Ini adalah firma pertama di negara tersebut yang dijalan oleh mitra kulit hitam.[1]

Pada Agustus 1952, Mandela membuka firmanya sendiri[2]: 210  tetapi, setelah beberapa bulan, ia mengundang Trambo untuk bergabung dengannya dalam pendirian Mandela and Tambo di dua ruang kecil di Dewan Kanselir, gedung yang merumahi markas besar Kongres Nasional Afrika. Firma tersebut diisi dengan klien-klien yang terkena dampak dari tindakan rezim apartheid opresif. Tambo mengisi sebagian kertas kerja di kantor sementara Mandela lebih melakukan advokasi sebelum maju dalam pengadilan.[2]: 212 

Orang-orang lain kemudian ikut serta dengan firma tersebut, yang meliputi Duma Nokwe, Ruth Mompati, Mendi Msimang dan Godfrey Pitje.[3]

Firma tersebut ditutup pada 1960 saat Mandela menghadapi dakwaan pengkhianatan dan Tambo melarikan diri dari negara tersebut. Bangunan tersebut kemudian hancur oleh kebakaran dan menjadi tempat kumuh selama beberapa tahun[4] sebelum sepenuhnya dipoles dan dibuka sebagai museum dan arsip pada 2011.[5]

Referensi

  1. ↑ "Tambo Moot Court". University of Capetown. 24 September 2006. Diarsipkan dari versi asli pada 2010-10-23. Diakses tanggal 9 Desember 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: BOT: status url asli tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 Mandela, Nelson (1994). Long Walk to Freedom: Vol. 1. Abacus. ISBN 0349116024.
  3. ↑ "New life for Mandela & Tambo Attorneys". Brand South Africa. 1 Oktober 2010. Diakses tanggal 20 Mei 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Smith, David (14 Maret 2010). "Site of Nelson Mandela's historic law office faces redevelopment". The Guardian. Diakses tanggal 20 Mei 2017.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ "Nelson Mandela's law office reborn as museum". The Guardian. 4 Mei 2011. Diakses tanggal 20 Mei 2017.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Kehidupan
Nelson Mandela
Politik
Buku
Keluarga
Filmografi
Legasi
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan