Kamis, 15 Oktober 2026
09:27 WIB
TERKINI
Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus
Manchineel

Manchineel

spesies tumbuhan

Bagikan:
Manchineel
250px-Hippomane_mancinella_%28fruit%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan:
Ordo:
Famili:
Genus:
Spesies:
H. mancinella
Nama binomial
Hippomane mancinella
Sinonim[3]
  • Hippomane dioica Rottb.
  • Mancinella venenata Tussac.
Artikel takson sembarang
250px-Hippomane_mancinella_MHNT.BOT.2016.24.57.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Hippomane mancinella

Pohon manchineel (Hippomane mancinella) adalah spesies tanaman berbunga dalam famili euphorbiaceae. Daerah asalnya membentang dari Amerika Utara bagian selatan tropis hingga Amerika Selatan bagian utara.[4]

Nama manchineel (kadang-kadang dieja manchioneel atau manchineal), serta julukan khusus mancinella, berasal dari bahasa Spanyol manzanilla ('apel kecil'), dari kemiripan buah dan daunnya dengan pohon apel. Buah ini juga disebut apel pantai.[5]

Dalam bahasa Spanyol sekarang dikenal dengan manzanilla de la muerte, 'apel kecil kematian'. Ini merujuk pada fakta bahwa manchineel merupakan salah satu pohon paling beracun di dunia: getahnya berwarna putih susu yang mengandung banyak racun dan dapat menyebabkan kulit melepuh. Getahnya terdapat di setiap bagian pohon—kulit kayu, daun, dan buah.[5][6]

Deskripsi

Hippomane mancinella tumbuh hingga setinggi 15 meter (49 kaki). Kulitnya berwarna abu-abu kemerahan, bunga kecil berwarna kuning kehijauan, dan daun hijau mengilap. Daunnya tunggal, berseling, bergerigi atau bergigi sangat halus, dan panjangnya 5–10 sentimeter (2–4 inci). Rangkaian bunga kecil berwarna kehijauan diikuti oleh buah, yang penampilannya mirip dengan apel, berwarna hijau atau kuning kehijauan saat matang. Buahnya beracun, seperti halnya bagian pohon lainnya.[7]

Sebaran

Manchineel berasal dari Karibia, negara bagian Florida di AS, Bahama, Meksiko, Amerika Tengah, dan Amerika Selatan bagian utara.[8] Pohon manchineel dapat ditemukan di pantai-pantai pesisir dan di rawa-rawa payau, di mana ia tumbuh di antara hutan bakau. Pohon ini menyediakan penahan angin alami yang sangat baik dan akarnya menstabilkan pasir, sehingga mengurangi erosi pantai.[6]

Referensi

  1. ↑ Botanic Gardens Conservation International (BGCI).; IUCN SSC Global Tree Specialist Group (2019). "Hippomane mancinella". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2019 e.T144316752A149054389. doi:10.2305/IUCN.UK.2019-2.RLTS.T144316752A149054389.en. Diakses tanggal 18 November 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link){{cite iucn}}: uses deprecated |page= identifier (help)
  2. ↑ "NatureServe Explorer 2.0". explorer.natureserve.org. Diakses tanggal 24 Desember 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "World Checklist of Selected Plant Families: Royal Botanic Gardens, Kew". kew.org. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-02-21. Diakses tanggal 2014-10-05.
  4. ↑ Nosowitz, Dan (2016-05-19). "Do Not Eat, Touch, or Even Inhale the Air Around the Manchineel Tree". Atlas Obscura. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2020-09-22. Diakses tanggal 2020-09-16.
  5. 1 2 Strickland, Nicola. H. (12 Agustus 2000). "My most unfortunate experience: Eating a manchineel 'beach apple'". British Medical Journal. 321 (7258): 428. doi:10.1136/bmj.321.7258.428. ISSN 0959-8138. PMC 1127797. PMID 10938053.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. 1 2 Dean, Signe. "The horrifying experience a radiologist had after eating fruit from the 'tree of death'". Business Insider (dalam bahasa American English). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-08-24. Diakses tanggal 2024-03-06.
  7. ↑ "The Manchineel, or 'Death Apple,' Is the World's Most Dangerous Tree". HowStuffWorks (dalam bahasa Inggris). 2020-05-19. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2020-09-16. Diakses tanggal 2020-09-16.
  8. ↑ "Manchineel". Germplasm Resources Information Network (GRIN) online database. Diakses tanggal 2009-01-27.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan