Minggu, 04 Oktober 2026
08:14 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan

Manajemen pendidikan

Bagikan:

Manajemen pendidikan adalah proses penentuan tujuan atau sasaran yang hendak dicapai dan menetapkan jalan serta sumber untuk mencapai tujuan seefisien dan seefektif mungkin. Dalam dunia pendidikan, respons terhadap harapan tidak akan lepas dari pihak sekolah sehingga pihak sekolah diharuskan untuk memperbaiki kinerjanya khususnya dalam menyusun dan melaksanakan manajemen organisasi kependidikan yang tentunya memiliki pengaruh yang besar terhadap kesuksesan pendidikan. Hal ini terjadi karena dengan bermutunya kualitas penyusunan dan pelaksanaan pendidikan dapat mengantarkan setiap instansi menuju kesuksesan. Dalam mewujudkan pendidikan yang bermutu tentu harus mengacu pada fungsi-fungsi manajemen seperti perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pengawasan (controlling), serta evaluasi (evaluation). Fungsi-fungsi tersebut harus dilakukan secara terencana, sistematis, berkesinambungan sehingga tujuan yang hendak dicapai yaitu mutu pendidikan yang baik terlaksana.[1] Manajemen pendidikan diterapkan pada dasarnya untuk pembentukan karakter peserta didik. Karakter gotong royong menjadi salah satu karakter penting yang perlu dirumuskan dalam membentuk peserta didik untuk peduli satu sama lain.[2] Penerapan Manajemen pendidikan diperlukan organisasi yang melaksanakannya. Organisasi tersebut harus memiliki beberapa unsur-unsur seperi entitas sosial; bertujuan atau diarahkan oleh tujuan; memiliki sistem kegiatan terstruktur yang disengaja; dan ada batas waktu yang jelas.

Teori manajemen pendidikan

Inti dari manajemen pendidikan yaitu memadukan seluruh sumber daya yang ada, baik dari personel, materiel, dan sumber daya untuk mencapai tujuan pendidikan yang bermutu baik. Tujuan pendidikan biasanya telah ditentukan oleh sebagian orang berdasarkan kesepakatan. Sumber daya yang produktif dapat mengahasilkan suasana kondusif. Perkembangan manajemen pendidikan di Indonesia telah berproses dengan cukup panjang. Manajemen pendidikan semakin beragam dengan perpaduan ilmu dari masa lampau dan ilmu teknologi yang semakin berkembang. Cara belajar siswa yang aktif dengan Kurikulum Merdeka telah digunakan. Dengan kata lain e-book, klasikal, buku, dan sebagainya telah digunakan. Semuanya dikembangkan dengan tujuan yang sama yaitu mengembangkan pola pikir dan pengembangan transfer ilmu agar dapat menjadikan logika anak manusia lebih memahami makna yang ada di dunia.[3]

Referensi

  1. ↑ Wakila, Yasya Fauzan (2021). "Konsep dan Fungsi Manajemen Pendidikan". Jurnal Ilmiah Sosial Teknik. 3 (2): 49–62. doi:10.46799/jequi.v3i1.33.
  2. ↑ Maulana, Irwan (2020-06-30). "MANAJEMEN PENDIDIKAN KARAKTER GOTONG ROYONG". Jurnal Isema: Islamic Educational Management. 5 (1): 127–138. doi:10.15575/isema.v5i1.5393. ISSN 2541-7088.
  3. ↑ Fitriandari, Mahayanti; Winata, Hendra (2021-04-16). "Manajemen Pendidikan Untuk Pembangunan Berkelanjutan Di Indonesia". Competence: Journal of Management Studies. 15 (1): 1–13. doi:10.21107/kompetensi.v15i1.10424. ISSN 2541-2655.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan