Sabtu, 03 Oktober 2026
20:25 WIB
TERKINI
Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan
Mammisi

Mammisi

Bagikan:
250px-Dendara_mamisi.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Relief Traianus di sisi mamisi kuil Dendara, Mesir. Hathor sedang menyusui putranya, Ihy.

Mammisi (mamisi) adalah sebuah kapel kecil Mesir kuno yang dikaitkan dengan kuil yang lebih besar (biasanya di depan pylon[1]), yang dibangun dari Zaman Akhir,[2][3] dan diasosiasikan dengan kelahiran dewa.[1] Kata tersebut berasal dari bahasa Koptik – fase terakhir bahasa Mesir kuno – yang artinya "tempat lahir".[1][2] Pemakaiannya diatributkan kepada egiptologis Prancis Jean-François Champollion (1790–1832).[3]

Referensi

  1. 1 2 3 Rachet, Guy (1994). Dizionario della civiltà egizia. Rome: Gremese Editore. ISBN88-7605-818-4. p. 186.
  2. 1 2 "The mammisi". www.reshafim.org.il. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-04-15. Diakses tanggal 2018-04-18.
  3. 1 2 "Ancient Egyptian Temple Elements - Associated Element". www.touregypt.net (dalam bahasa Rusia). Diakses tanggal 2018-04-19.

Bacaan tamabahan

  • Alexander Badawy: The Architectural Symbolism of the Mammisi-Chapels in Egypt. In: Chronique d'Égypte. Vol. 38, 1933, p. 87–90.
  • Ludwig Borchardt: Ägyptische Tempel mit Umgang. Cairo 1938.
  • François Daumas: Les mammisis des temples égyptiens. Paris 1958.
  • Francois Daumas: Geburtshaus, in: Lexikon der Ägyptologie. Vol. II, p. 462–475.
  • Sandra Sandri: Har-Pa-Chered (Harpokrates): Die Genese eines ägyptischen Götterkindes. Peeters, Leuven 2006, ISBN90-429-1761-X.
  • Daniela Rutica: Kleopatras vergessener Tempel. Das Geburtshaus von Kleopatra VII. in Hermonthis. Eine Rekonstruktion der Dekoration (= Göttinger Miszellen. Occasional Studies Vol. 1). Georg-August-Universität Göttingen, Seminar für Ägyptologie und Koptologie, Göttingen 2015, ISBN978-3-9817438-0-7.
Mesir

Artikel bertopik Mesir ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan