Rabu, 14 Oktober 2026
04:31 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM
Mama Ghufron

Mama Ghufron

Pendiri dan Pembina Pondok Pesantren UNIQ Nusantara Malang

Bagikan:
Mama Ghufron
Gufron_Al_Bantani.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Abuya Ghufron
Kehidupan pribadi
Lahir
Iyus Sugirman

25 Desember 1963 (umur 62)
Dikenal karenaPendiri dan Pembina Pondok Pesantren UNIQ Nusantara Malang
Nama lain
  • Mama Ghufron
  • Abuya Ghufron

Iyus Sugirman (lahir 25 Desember 1963) atau yang dikenal sebagai Mama Ghufron, merupakan pendiri dan pengasuh Pesantren UNIQ Nusantara yang terletak di Desa Pamotan, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Indonesia.[1]

Kontroversi

Mengaku bisa berbahasa semut

Beredar video Mama Ghufron yang mengaku bahwa dirinya bisa berbahasa monyet, semut, cacing dan jin. Ia juga mengatakan bahwa makhluk hidup selain manusia di dunia ini berkomunikasi dengan Bahasa Suryani, bahasa yang diklaim pula olehnya sebagai bahasa para wali dan para nabi. Penggalan tersebut menuai kontroversi, karena bahasa Suryani yang diucapkan oleh Mama Ghufron berbeda dengan bahasa Suryani yang asli.[2]

Mengaku siap menjadi penjaga gawang neraka

Mama Ghufron dan okum sejenisnya kemudian menawarkan diri sebagai satu-satunya jalan keselamatan. Pengikut diajarkan bahwa hanya dengan tunduk dan mengabdi pada mereka, barulah mereka memiliki kesempatan untuk masuk surga. Ini menciptakan ketergantungan yang mendalam.[3] Dalam potongan video yang beredar di media sosial, Mama Ghufron mengaku siap menjadi penjaga gawang neraka. Video ini memunculkan reaksi dari berbagai pihak, termasuk dari beberapa ulama yang menyoroti ucapan tersebut, hingga menyamakan Ghufron dengan Dajal karena banyak orang yang mengikuti ajaran tersebut.[4] Majelis Ulama Indonesia sedang meminta kepada Komisi Pengkajian untuk mengkaji tentang siapa itu Mama Gufron, kemudian dari mana asalnya, serta apa sebenarnya keyakinan dan ajarannya. Hal tersebut penting dilakukan karena beberapa alasan. MUI ingin menjaga umat Islam jangan sampai terbawa dengan ajaran-ajaran yang tidak sesuai, apalagi terkesan mengarang sendiri.[5]

Referensi

  1. ↑ "Siapa Mama Ghufron? Kiai yang Mengaku punya Kemampuan Seperti Nabi Sulaiman". suara.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2024-07-13. Diakses tanggal 2024-07-13.
  2. ↑ Aminudin, Muhammad. "Mama Ghufron Minta Maaf Usai Viral Kontroversi Bisa Bahasa Semut dan Jin". detiknews. Diarsipkan dari asli tanggal 2024-09-25. Diakses tanggal 2024-09-24.
  3. ↑ Imami, Teguh (2024-07-01). "Mengurai Fenomena 'Mama Ghufron', Manipulasi Agama Menjadi Senjata Efektif". PWMU.CO | Portal Berkemajuan. Diakses tanggal 2025-04-24.
  4. ↑ Siswandini, Novianti. "Mama Ghufron Punya Banyak Pengikut Gara-Gara Ngaku Bisa Jaga Gerbang Neraka, Kiai Ini Tak Heran: Dajjal Juga Nanti Banyak Pengikutnya". tvone news. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2025-01-19. Diakses tanggal 2024-10-01.
  5. ↑ "Respons MUI Pusat soal Kontroversi Mama Gufron". NU Online Jatim. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2024-07-11. Diakses tanggal 2025-04-24.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan