Kamis, 15 Oktober 2026
09:09 WIB
TERKINI
Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus
Mahmud Syaltut

Mahmud Syaltut

Bagikan:
Mahmoud Syaltut
محمود شلتوت
250px-Mahmud_Shaltut.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Imam Besar Al-Azhar
Masa jabatan
1958–1963
PendahuluAbd al-Rahman Taj
PenggantiHassan Mamoun
Informasi pribadi
Lahir23 April 1893
Meninggal13 Desember 1963(1963-12-13) (umur 70)

Syeikh Mahmoud Syaltut (bahasa Arab:محمود شلتوت; lahir 23 April 1893, meninggal 13 Desember 1963) adalah seorang tokoh Mesir yang terkenal karena upayanya dalam reformasi Islam. Sebagai murid dari mazhab Muhammad Abduh, Syaltut menjadi terkenal sebagai Imam Besar Al-Azhar selama tahun-tahun Nasser dari tahun 1958 hingga kematiannya pada tahun 1963. Mahmoud Syaltout, lebih dikenal sebagai "Syeikh Syaltout", adalah seorang sarjana Sunni, peneliti, komentator, ahli hukum fundamentalis, leksikografer Mesir, dan salah satu presiden Universitas Al-Azhar dan salah satu pendiri Dar al-Taqrib antara Islam sekte. Dia adalah salah satu pembela dan aktivis persatuan antara Syiah dan Sunni.[1]

Berperan aktif dalam revolusi masyarakat Mesir pada tahun 1919 M, protes terhadap peristiwa 15 Khordad di Iran dan menentang tindakan pemerintah Iran dalam menganggap resmi negara Israel pada tahun 1947 adalah termasuk di antara sikap-sikap politisnya.

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ "شیخ محمود شلتوت". web.archive.org. 2013-06-01. Diarsipkan dari versi asli pada 2013-06-01. Diakses tanggal 2022-02-05.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan