Minggu, 27 September 2026
11:55 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Mahmud Syaltut

Mahmud Syaltut

Mahmoud Syaltut
محمود شلتوت
250px-Mahmud_Shaltut.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Imam Besar Al-Azhar
Masa jabatan
1958–1963
PendahuluAbd al-Rahman Taj
PenggantiHassan Mamoun
Informasi pribadi
Lahir23 April 1893
Meninggal13 Desember 1963(1963-12-13) (umur 70)

Syeikh Mahmoud Syaltut (bahasa Arab:محمود شلتوت; lahir 23 April 1893, meninggal 13 Desember 1963) adalah seorang tokoh Mesir yang terkenal karena upayanya dalam reformasi Islam. Sebagai murid dari mazhab Muhammad Abduh, Syaltut menjadi terkenal sebagai Imam Besar Al-Azhar selama tahun-tahun Nasser dari tahun 1958 hingga kematiannya pada tahun 1963. Mahmoud Syaltout, lebih dikenal sebagai "Syeikh Syaltout", adalah seorang sarjana Sunni, peneliti, komentator, ahli hukum fundamentalis, leksikografer Mesir, dan salah satu presiden Universitas Al-Azhar dan salah satu pendiri Dar al-Taqrib antara Islam sekte. Dia adalah salah satu pembela dan aktivis persatuan antara Syiah dan Sunni.[1]

Berperan aktif dalam revolusi masyarakat Mesir pada tahun 1919 M, protes terhadap peristiwa 15 Khordad di Iran dan menentang tindakan pemerintah Iran dalam menganggap resmi negara Israel pada tahun 1947 adalah termasuk di antara sikap-sikap politisnya.

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ "شیخ محمود شلتوت". web.archive.org. 2013-06-01. Diarsipkan dari versi asli pada 2013-06-01. Diakses tanggal 2022-02-05.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan