Rabu, 14 Oktober 2026
04:38 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM

Mahima Dharma

Bagikan:

Mahima Dharma (nama lengkap: Satya Mahima Alekha Dharma atau Satya Sanatan Mahima Dharma, "jalanan kebenaran akan kemuliaan yang tak terkatakan") adalah suatu sekte Hindu yang umumnya dijumpai di Odisha dan negara bagian sekitarnya. Sekte ini berhaluan monoteisme yang kuat, tidak seperti Smarta dan Hindu tradisional lainnya yang memuja Istadewata. Pendiri Mahima Dharma adalah Mahima Swami atau Mahima Gosain.[1] Selama bertahun-tahun, Mahima Gosain melakukan meditasi mendalam di Himalaya. Dari sana, Swami berkelana ke berbagai daerah dan akhirnya menetap di Puri (Odisha) pada tahun 1826 sebagai Dhulia Gosain.

Catatan kaki

Daftar pustaka

  • Satya Mahima Dharma Itihasa oleh Brahmabadhuta Biswanath Baba, 1–47
  • Philosophy of Mahima Dharma oleh Brahmabadhuta Biswanath Baba (translated to English by Sri Sarbeswar Das)
  • Mahima Dharmadhara oleh Prof. Satrughna Nath, 55–57
  • Banerjee-Dube, Ishita. 2001. ‘Issues of Faith, Enactment of Contest: The Founding of Mahima Dharma in Nineteenth-Century Orissa’. In Kulke, H. and Schnepel, B. (eds.), Jagannath Revisited, New Delhi: Manohar, 149–177.
  • Eschmann, Anncharlott 1978. "Mahima Dharma: An Autochthonous Hindu Reform Movement," in Eschmann A., Kulke, H. & Tripathi, C.G. (eds). The Cult of Jagannath and the Regional Tradition of Orissa, New Delhi: Manohar, 375–410.
  • Guzy, Lidia 2002. Baba-s und Alekh-s – Askese und Ekstase einer Religion im Werden. Berlin: Weissensee Verlag.
Ikon rintisan

Artikel bertopik agama Hindu ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan