Minggu, 01 November 2026
18:45 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Magasin STANAG

Magasin STANAG

Bagikan:
250px-Stanag_mags.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Magasin STANAG : Magasin isi 20 butir buatan Colt, dan magasin isi 30 butir buatan Heckler & Koch.
250px-T91-3_%28111%29.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Magasin STANAG T91 isi 30 butir dilengkapi dengan indikator kapasitas peluru.
330px-SA-80_rifle_1996.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
SA80 dilengkapi dengan Magasin STANAG

Magasin STANAG adalah magasin yang memungkinkan para anggota NATO untuk saling berbagi dan memakai magasin STANAG yang sama, magasin ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 1980[1] setelah NATO menerima penggunaan peluru kaliber 5,56 x 45 mm NATO dalam operasinya. Perjanjian untuk membuat suatu magasin yang dapat dipakai bersama dituangkan dalam draft Standardization Agreement (STANAG) 4179, STANAG di sini adalah perjanjian standarisai antar para anggota NATO, dalam draft perjajian dengan nomor 4179 ini menjadi dasar untuk pembuatan magasin STANAG yang mengambil basis dari magasin senapan serbu M16, draft nomor 4179 ini tidak pernah diratifikasi dan tetap menjadi draft[2] meskipun banyak anggota NATO yang telah memulai untuk membuat magasin model ini.

Pada awalnya magasin ini terbuat dari bahan plastik, aluminium atau bahan lain yang murah, hal ini dilakukan untuk menekan harga produksi di mana magasin ini awalnya dibuat sebagai "magasin sekali pakai". Pada perkembangannya beberapa pabrikan senjata seperti Heckler & Koch memproduksi magasin STANAG dengan lebih serius, yaitu dengan mengganti material dasar menjadi bahan yang memiliki kualitas lebih baik seperti bagian body yang dibuat dari stainless steel, pegas anti karat untuk mengakomodasi kritik yang dilontarkan mengenai daya tahan dan disfungsi dalam penggunaannya, juga tingkat akurasi dan presisi dalam proses manufaktur dari setiap pabrikan yang berbeda. Produsen senjata api asal Jerman Heckler & Koch juga memproduksi magasin STANAG isi 30 butir dengan kualitas yang lebih baik pada saat mendapatkan kontrak untuk memperbaiki kualitas dan kemampuan senapan serbu bullpup SA80 Inggris.

Magasin STANAG bentuk box (kotak) biasanya berisi 20, 30, 40, 50 butir peluru 5,56 x 45 mm NATO, tetapi ada juga magasin STANAG tipe drum Beta C yang memiliki kapasitas sampai dengan 90 dan 100 butir peluru.[3] Perusahaan pembuat senjata lain tidak mau kalah dengan membuat magasin STANAG dengan kapasitas isi 60 sampai 100 butir[4] seperti yang dilakukan oleh Magpul.[5]

Senjata api yang dapat menggunakan magasin STANAG

Catatan kaki dan referensi

  1. ↑ Watters, Daniel: "The 5.56 X 45mm Timeline: A Chronology of Development Diarsipkan 2015-03-16 di Wayback Machine", The Gun Zone, 2000-2007.
  2. ↑ "NATO Infantry Weapons Standardization Diarsipkan 2012-12-01 di Wayback Machine", NDIA Conference 2008
  3. ↑ http://img116.imageshack.us/img116/542/navysealssy6.jpg
  4. ↑ http://www.defensereview.com/dr-exclusive-surefire-60-shot-and-100-shot-ar-ar-15m16-5-56mm-nato-box-magazines-for-infantry-combat-and-tactical-engagements-meet-the-surefire-mag5-60-and-mag5-100-high-capacity-magazines-hcms/
  5. ↑ http://bulletin.accurateshooter.com/2010/06/magpul-invents-new-quad-stack-magazine-for-ars/
  6. ↑ "SAR 21 Product Brochure" (PDF). ST Engineering. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2008-04-14. Diakses tanggal 2007-09-11.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan