Minggu, 04 Oktober 2026
20:08 WIB
TERKINI
Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya
Daewoo K1

Daewoo K1

Bagikan:
Daewoo K1A
330px-Daewoo_K1A_SMG_at_Defense_Asia_2006_0.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Daewoo K1A
Jenis Karabin
Negara asal  Republik Korea
Sejarah pemakaian
Masa penggunaan 1981-sekarang
Pada perang Perang Afganistan[1] Perang Irak[1]
Sejarah produksi
Perancang Universitas Ilmu dan Teknologi (Agency for Defense Development (ADD)
Tahun 1977-1982
Produsen S&T Daewoo
Diproduksi 1980-sekarang
Varian lihat Varian
Spesifikasi
Berat 2.87 kg
Panjang 838 mm (popor dibuka)
653 mm (popor ditutup)
Panjang laras 263 mm (10.4in)
Peluru 5.56x45mm NATO
Mekanisme operasi gas, rotating bolt
Rata² tembakan 700-900 peluru/min
Kecepatan peluru 820 m/detik
Jarak efektif 250 m
Amunisi Magazen STANAG
Alat bidik Bidikan besi

Daewoo K1/K1A adalah senapan serbu karabin modern generasi pertama hasil pengembangan Universitas Ilmu dan Teknologi Korea Selatan (dahulu Agency for Defense Development (ADD)) dan diproduksi oleh S&T Daewoo,[2] digunakan oleh Angkatan Bersenjata Republik Korea pada tahun 1981.

Varian

Versi K1 untuk pasar ekspor menggunakan peluru .223 Remington dan dikenal dengan nama MAX-1 and MAX-2.[3]

Pengguna

Lihat juga

Referensi

  1. 1 2 3 "Salinan arsip" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2011-07-07. Diakses tanggal 2011-03-29.
  2. ↑ "Business Outline, Defense Business". S&T Daewoo. Diakses tanggal 2010-07-01.
  3. ↑ "Daewoo K2 assault rifle and K1 assault carbine". Diarsipkan dari asli tanggal 2010-08-19. Diakses tanggal 2008-10-30.
  4. ↑ http://www.bdmilitary.com/index.php?option=com_content&view=article&id=71&Itemid=95[pranala nonaktif permanen]

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik senapan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Ikon rintisan

Artikel bertopik senjata api ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan