Minggu, 11 Oktober 2026
22:55 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka

Madu Tiga

film komedi-romantis Malaysia-Singapura

Bagikan:

Madu Tiga adalah sebuah film komedi romantis Melayu yang diproduksi di Singapura, yang pada saat itu merupakan bagian dari Federasi Malaysia, dan dirilis pada 12 Februari 1964.[1] Film Madu Tiga diproduksi dalam format hitam-putih. Film ini disutradarai oleh P. Ramlee.

Sinopsis

Tokoh utama film ini, Jamil (P. Ramlee), menikahi tiga wanita tanpa satu pun dari mereka yang menyadari bahwa suami mereka berpoligami. Sebelumnya, Jamil dan Latifah (Zaharah Agus) telah menikah selama 12 tahun tetapi tidak dikaruniai anak. Saat Jamil yang licik itu menikahi Hasnah (Jah Mahadi), dia berbohong dengan mengatakan bahwa Latifah mengizinkannya menikah lagi karena Jamil dan Latifah tidak memiliki anak. Jamil yang bekerja dengan ayah Latifah memberi tahu mertuanya (Ahmad Nisfu) tentang pernikahan tersebut. Suatu hari, ketika dia pergi mengumpulkan uang sewa rumah, Jamil jatuh cinta pada anak perempuan salah satu penyewa rumahnya, Rohani (Sarimah), dan berencana untuk menikahinya. Dengan bantuan (dan dorongan) dari mertuanya, Jamil dengan licik mengatur agar ketiga pernikahannya tetap dirahasiakan dari istri-istrinya. Namun, rahasianya terbongkar ketika ketiga istrinya bertemu di sebuah salon rambut. Rohani mengundang Latifah dan Hasnah untuk minum teh di rumahnya. Mereka kemudian menemukan foto pernikahan Jamil dan Rohani. Ketiga istri tersebut kemudian menjadi teman dan bersekongkol satu sama lain, menyebabkan Jamil akhirnya terjebak oleh kebohongannya sendiri.[2]

Pemeran

  • P. Ramlee sebagai Jamil
  • Zaharah Agus sebagai Latifah (istri pertama)
  • Jah Mahadi sebagai Hasnah (istri kedua)
  • Sarimah sebagai Rohani (istri ketiga)
  • Ahmad Nisfu sebagai Tuan Haji Latiff (mertuanya jamil, ayah Latifah)
  • M. Rafiee sebagai Rafi (pa jamil)
  • M. Babjan sebagai Pak Ali (Ayah Rohani, ayah mertua ketiga jamil)
  • Zainon Fiji sebagai Ibu Hasnah (ayah mertua kedua jamil)
  • Doris Han sebagai Doris
  • Ahmad Sabri sebagai Rashid
  • Mislia sebagai Rashida
  • Alias Congo sebagai Apek (apek yang mencoba bunuh diri karena kecewa dengan percintaan namun tidak sengaja terjatuh di dalam mobil Jamil)
  • Sarban Singh
  • Kassim Masdor
  • Saloma sebagai penyanyi tamu lagu bahagia pengantin baru

Lagu

  • Selamat Pengantin Baru nyanyian Saloma
  • Madu Tiga nyanyian P. Ramlee[3]
  • Gambus Jodoh nyanyian P. Ramlee
  • Pukul Tiga Pagi nyanyian P. Ramlee

Penghargaan dan Nominasi

Film ini mampu menyabet gelar sebagai Film Komedi Terbaik di ajang Festival Film Asia ke-11 di Taipei (Taiwan) pada Mei 1964. Film Madu Tiga pun fenomenal di seantero Asia.[4]

Referensi

  1. ↑ "58 years later, 'Madu Tiga' is both sweet … and sour". BASKL (dalam bahasa Inggris). 2022-05-18.
  2. ↑ Madu Tiga by Shaw Theatres (dalam bahasa Inggris){{citation}}: Parameter tidak dikenal |agency= diabaikan
  3. ↑ "Madu Tiga, Kritik Sosial dari P Ramlee". detiknews. 2009-02-26.
  4. ↑ "Lagu Madu Tiga: Ahmad Dhani Junjung Tinggi Hak Kekayaan Intelektual P. Ramlee". VOI.ID. 2023-03-13.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan