Jumat, 30 Oktober 2026
11:55 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Maarten Asser Tetelepta

Bagikan:
Maarten Asser Tetelepta
Menteri Pendidikan Republik Maluku Selatanke-2
Masa jabatan
29 Juli 1950 –5 Januari 1952
PresidenChris Soumokil
Perdana menteriAlbert Wairisal
PendahuluJohan Manusama
Informasi pribadi
Lahir(1902-03-16)16 Maret 1902
Meninggal10 Mei 1954(1954-05-10) (umur 52)
Yogyakarta, Indonesia
Anak4
ProfesiGuru
Kepala Sekolah

Maarten Asser Tetelepta, sering ditulis M.A. Tetelepta; (16 Maret 1902 - 10 Mei 1954), adalah seorang tokoh pendidikan asal Maluku yang pernah menjabat sebagai Menteri Pendidikan Republik Maluku Selatan (1950-1952).

Kehidupan awal dan pendidikan

Tetelepta lahir di Porto pada tanggal 16 Maret 1902. Dia menyelesaikan pendidikan di Standaartschool pada tahun 1916, Kweekschool pada tahun 1920, dan Normaalschool untuk guru Eropa pada tahun 1928. Pada tahun 1933, dia juga mendapatkan sertifikat untuk menjadi kepala sekolah dan menjadi guru gambar.[1]

Karier

Karier pendidikan

Tetelepta memulai karier mengajar sebagai guru di Ambonsche School di Kutaraja pada tahun 1920. Kemudian, dia mengajar di Ambonsche School Cimahi dan di Bandung hingga tahun 1933.[1] Pada bulan Juni 1933, Tetelepta menjadi guru sementara di HIS Bandung.[2]

Sebulan setelah ditunjuk sebagai guru sementara HIS Bandung, Tetelepta menjadi guru sementara di HIS Pati.[3] Pada bulan Agustus 1934, dia ditugaskan sebagai guru sementara di HCS Kediri.[4] Selama bekerja di Kediri, dia diangkat sebagai bendahara Serikat Pekerja Guru Hindia Belanda (NIOG) cabang Kediri pada tanggal 3 September 1937.[5] Pada bulan Juli 1939, dia menjadi guru di MULO Purworejo.[6] Dia bekerja sebagai guru di MULO Purworejo hingga tahun 1942. Pada tanggal 11 Agustus 1942, dia menjabat sebagai Kepala Sekolah SMP 2 Jatinegara atau dikenal sebagai SMP Manggarai.[7] Pemerintah Pendidikan Jepang memberikan dia pangkat ittoo kyooshi pada bulan September 1943.[8] Pada tahun 1946, Tetelepta menjabat sebagai inspektur pendidikan di Maluku Selatan.[9]

Karier politik

Pemerintah RMS membentuk sebuah badan yang bertugas untuk merancang bendera Maluku Selatan dan Tetelepta diangkat menjadi ketua badan tersebut.[10] Kemudian, dia menjabat sebagai menteri pendidikan pada tanggal 29 Juli 1950 menggantikan Johan Manusama yang diangkat sebagai Menteri Pertahanan RMS.[11]

Ketika TNI berhasil menguasai Ambon, Tetelepta ikut pindah ke Seram. Selama di Seram, ia pernah mengalami sakit keras.[11] Dia menyerah kepada TNI pada tanggal 5 Januari 1952 dalam kondisi lapar dan sakit.[12] Pada bulan April 1954, dia dipenjara di Lapas Wirogunan di Yogyakarta.[13] Dia meninggal dunia di Lapas Wirogunan pada tanggal 10 Mei 1954 karena kelelahan fisik.[14] Menurut T. A. H. Pattiradjawane, dia meninggal karena penyakit ginjal.[15]

Kehidupan pribadi

Tetelepta menikah dengan Leentje Hendrika Betsy Wattimena di Surabaya pada tanggal 22 Juli 1936 di Surabaya.[16] Pasangan ini memiliki empat anak.[11] Dia menganut agama Kristen Protestan.[11]

Referensi

  1. 1 2 Gunseikanbu (1943). Orang Indonesia jang terkemoeka di Djawa. Jakarta: Gunseikanbu. hlm. 412.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ↑ "Off. Berichten:Onderwijs". Bataviaasch nieuwsblad. 23 Juni 1933. hlm. 3. Diakses tanggal 5 Oktober 2026.
  3. ↑ "Off. Berichten:Onderwijs". Bataviaasch nieuwsblad. 12 Juli 1933. hlm. 11. Diakses tanggal 5 Oktober 2026.
  4. ↑ "Officieele berichten:O.en E." De Indische courant. 23 Agustus 1934. hlm. 7. Diakses tanggal 5 Oktober 2026.
  5. ↑ "VAKBEWEGING.HET N.I.I.G. Vergadering te Kediri". De Indische courant. 7 September 1937. hlm. 12. Diakses tanggal 5 Oktober 2026.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ "Off. Berichten:Onderwijs". Bataviaasch nieuwsblad. 27 Juli 1939. hlm. 11. Diakses tanggal 5 Oktober 2026.
  7. ↑ Arto, Soegih (1989). Sanul Daca: Pengalaman Pribadi Letjen (Purn.) Soegih Arto. PT Merdeka Sarana Usaha. hlm. 42.
  8. ↑ "OEROESAN PEGAWAI NEGERI. PENGOEMOEMAN No. 5 Tentang ganti pangkat pegawai negeri tinggi menoeroet atoeran tambahan dari „Peratoeran tentang pengangkatan dan gadji pegawai negeri di Djawa"". Kan Po. Jakarta: Gunseikanbu. 1 September 1943.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ "AMBON'S EERSTE INDONESISCHE MULO". Nieuwe Courant. 18 Oktober 1946. hlm. 1. Diakses tanggal 5 Oktober 2026.
  10. ↑ Schurmaan, Wim (2018). "De Republiek der Zuid-Molukken (RMS)" (PDF). Vlag. Hoofddorp: Nederlandse Vereniging voor Vlaggenkunde. hlm. 8. Diakses tanggal 5 Oktober 2026.
  11. 1 2 3 4 "In memoriam Zijne Excellentie M. Tetelepta, Minister van Onderwijs van de Republiek der Zuid Molukken". De Stem van Ambon. Eindhoven: Door De Eeuwen Trouw. 20 Agustus 1954. Diakses tanggal 5 Oktober 2026.
  12. ↑ "Leiders „R.M.S." geven zich over aan leger:„President", „ministers" en tweeduizend anderen". Java-bode. 8 Januari 1952. hlm. 1. Diakses tanggal 5 Oktober 2026.
  13. ↑ "Ambonezen verhongeren op Java". De Telegraaf. 24 April 1954. hlm. 7. Diakses tanggal 3 Oktober 2026.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  14. ↑ "De berechting der Arnboni leiders". Het vaderland. 22 Februari 1955. hlm. 4. Diakses tanggal 5 Oktober 2026.
  15. ↑ "Zaak tegen R.M.S.-leiders wordt nog deze maand afgewerkt: Mishandelingen ontkend". Provinciale Noord-Brabantsche courant Het huisgezin. 22 Februari 1955. hlm. 1. Diakses tanggal 9 Oktober 2026.
  16. ↑ Stamkaarten, serie 1. 1917 - 1949 (Laporan). Kementerian Koloni. 1936. hlm. 436. Diakses tanggal 5 Oktober 2026.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan