Selasa, 20 Oktober 2026
11:10 WIB
TERKINI
Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Lampung Aktivitas Gunung Anak Krakatau Tetap Siaga, Kegempaan Terus Terjadi Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau
Ma Jiyuan

Ma Jiyuan

Bagikan:
Ma Jiyuan
馬繼援
250px-Ma_Jiyuan.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ma Jiyuan
Lahir(1921-01-18)18 Januari 1921
County Linxia, Gansu, Republik Tiongkok
Meninggal27 Februari 2012(2012-02-27) (umur 91)
Jeddah, Saudi Arabia
Pengabdian Republik Tiongkok
Lama dinas1939–1949
Pangkat40px-Major_General_%28Shaojiang%29_rank_insignia_%28ROC%2C_NRA%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Mayor Jenderal
KomandanPanglima Angkatan Darat ke-28
Perang/pertempuran
Ma Jiyuan
Hanzi tradisional: 馬繼援
Hanzi sederhana: 马继援
Alih aksara
Mandarin
- Hanyu Pinyin: Mǎ Jìyuán
- Wade-Giles: Ma Chi-yuan
- Xiao'erjing: ﻣَﺎ جِ ﻳُﻮًا
Dalam artikel ini, nama keluarganya adalah Ma.
250px-F985680007.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Foto pernikahan Ma Jiyuan dengan bendera Kuomintang di bagian belakangnya.

Ma Jiyuan (Xiao'erjing: ﻣَﺎ جِ ﻳُﻮًا) adalah panglima perang Kelompok Ma selama era Republik Tiongkok. Dia memerintah provinsi barat laut Qinghai dan merupakan anak satu-satunya jenderal Ma Bufang.[1] Dia memimpin pasukan Nasionalis melawan Komunis di Kampanye Heshui, Kampanye Punggung Bukit Meridian dan Kampanye Lanzhou selama Perang Saudara Tiongkok. Ma berusia 28 tahun ketika dia mengalahkan Komunis pada 1948.

Pada Kampanye Heshui 1948, Ma mengalahkan 30.000 tentara Komunis. Dia memimpin divisi ke-82, divisi kavaleri yang 30 persen di antaranya adalah Muslim untuk menyerang Komunis dengan pedang. Ma mengeluh bahwa pemerintah Kuomintang (KMT) tidak mencukupi kebutuhannya dan tidak ada lagi yang memiliki "semangat revolusioner". Di pihak lawan, Jenderal Zhao Shoushan memimpin Komunis, Zhao dulunya bersekolah di sekolah yang sama dengan Ma.[2][3]

Ma Jiyuan menjadi kolonel pada usia 16 tahun dan dipromosikan menjadi mayor jenderal pada usia 20 tahun. Ia pernah bersekolah di Akademi Militer Whampoa. Ma diberi cawan perak oleh misionaris Serikat Sabda Allah setelah dia kembali dari front barat laut.[4] Tahun 1944, Ma menjadi Komandan Angkatan Darat ke-82.[5]

Pada Mei 1949, Jenderal Hu Zongnan dan Ma membuat jebakan untuk menghalau Komunis. Hu berpura-pura mundur, kemudian Jenderal Komunis Peng Dehuai bergerak maju bersama dengan 120.000 prajurit dari Xi'an ke Sichuan. Setelah mundur sekitar 120 km, Hu memulai pertempuran sengit dan kemudian Ma secara pribadi memimpin 20.000 pasukan kavalerinya untuk mengalahkan pasukan Komunis dan membuat mereka melarikan diri. Ma terus memerangi pasukan Komunis sepanjang bulan Juli di sekitar Xi'an.[6]

Pada bulan Agustus 1949, Ma Bufang secara pribadi melakukan perjalanan dengan pesawat menuju Kanton untuk menemui pemerintah KMT guna meminta pasokan yang dijatuhkan dari udara, sementara putranya Ma Jiyuan mengambil alih komando atas pasukan KMT di Lanzhou dan berjanji untuk mempertahankan kota Lanzhou. Kepada wartawan ia mengatakan "Ya tentu saja, Lanzhou tidak akan pernah jatuh ke tangan Komunis". Namun pemerintah KMT menolak permintaan ayahnya, sehingga ia kemudian meninggalkan Lanzhou dan kembali ke Xining dengan truk.[7] Ma Jiyuan mempertahankan Gansu dari serangan Komunis selama Kampanye Lanzhou.[8]

Ma menikah dengan dua wanita dan suka menonton film Amerika. Dididik di bawah disiplin yang ketat, banyak peribahasa Tiongkok yang dipasang di sekitar markas besarnya.[9]

Dia pindah bersama ayahnya ke Mesir, kemudian ke Arab Saudi ketika ayahnya ditunjuk menjadi duta besar Republik Tiongkok untuk Arab Saudi. Di sela-sela kepindahannya, ia juga pergi ke Taiwan untuk memberi nasihat kepada Kementerian Pertahanan Nasional Republik Tiongkok dan partai Kuomintang.

Meninggalnya Ma Jiyuan di Jeddah pada 27 Februari 2012 disambut dukacita yang mendalam oleh konsulat Republik Rakyat Tiongkok.[10]

Referensi

  1. ↑ 甘、寧、青三馬家族世系簡表
  2. ↑ "MOSLEM GENERAL IS HERO IN CHINA; Young Leader Turned Back Red Threat to Sian and West -- Changchun Under Fire". The New York Times. 27 Mei 1948. Diakses tanggal 2010-11-28.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Lieberman, Henry R. (31 Mei 1948). "Chinese General Scores a Victory". The Montreal Gazette. Diakses tanggal 2010-11-28.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Horlemann, Bianca (2009). "The Divine Word Missionaries in Gansu, Qinghai and Xinjiang, 1922–1953: A Bibliographic Note". Journal of the Royal Asiatic Society of Great Britain & Ireland. 19: 59–82. doi:10.1017/S135618630800905X. Diakses tanggal 2010-06-28.
  5. ↑ Ma Jiyuan
  6. ↑ "Foreign News: Ma v. Marx". Time. Juni 27, 1949. Diarsipkan dari asli tanggal 2011-01-31. Diakses tanggal April 11, 2011.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ "CHINA: The Open Door". Time. Ags 29, 1949. Diarsipkan dari asli tanggal 2011-01-31. Diakses tanggal April 11, 2011.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ Dreyer, June Teufel (1976). China's forty millions: minority nationalities and national integration in the People's Republic of China. Harvard University Press. hlm. 84. ISBN 0-674-11964-9. Diakses tanggal 2010-06-28.
  9. ↑ "Foreign News: Ma v. Marx". Time. Juni 27, 1949. Diarsipkan dari asli tanggal 2012-11-07. Diakses tanggal April 11, 2011.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. ↑ "驻吉达总领事对逝世台胞亲属表示慰问". Consulate-General of the People's Republic of China in Jeddah. 2012-02-28.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan