Minggu, 27 September 2026
20:12 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Ma Jun

Ma Jun

Ma Jun
馬鈞
250px-The_Chinese-children_instruction_vehicle_of_Expo_2005_Aichi_Japan.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
LahirTidak diketahui
MeninggalUnknown
Nama lainDeheng (徳衡)
PekerjaanInsinyur mesin, penemu, dan politisi
Ma Jun
Hanzi tradisional: 馬鈞
Hanzi sederhana: 马钧
Alih aksara
Mandarin
- Hanyu Pinyin: Mǎ Jūn
- Wade-Giles: Ma3 Chün1

Ma Jun (220-265),[1] nama kehormatan Deheng, adalah seorang insinyur mesin, penemu, dan politikus Tiongkok yang tinggal di negara Cao Wei selama periode Tiga Kerajaan, Tiongkok. Penemuannya yang paling terkenal adalah Kereta kuda yang menunjuk ke selatan, sebuah wahana kompas penunjuk arah yang sebenarnya tidak memiliki fungsi magnetik, tetapi dioperasikan dengan menggunakan perangkat kereta roda gigi (yang menggunakan jumlah torsi yang sama untuk menggerakkan roda yang berputar pada kecepatan yang berbeda).[2]

Karena alat revolusioner ini (dan pencapaian lainnya), Ma Jun dikenal sebagai salah satu insinyur mekanik dan penemu paling cerdas pada zamannya (bersama dengan Zhang Heng dari dinasti Han Timur di masa sebelumnya). Perangkat itu diciptakan kembali oleh banyak orang setelah Ma Jun, termasuk astronom dan ahli matematika Zu Chongzhi (429-500). Dalam periode dinasti abad pertengahan, Kereta kuda yang menunjuk ke selatan ciptaan Ma Jun digabungkan dengan pengukur jarak odometer menjadi satu alat.

Referensi

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan