Senin, 28 September 2026
18:16 WIB
TERKINI
Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto
Lurik

Lurik

Pakaian Adat Suku Jawa

250px-Gunungan_and_stright_clothes.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Para orang tua yang mengenakan surjan lurik di sebelah Gunungan. Pakaian yang sudah jadi tersebut berbahan kain lurik.

Lurik (aksara Jawa: ꦭꦸꦫꦶꦏ꧀) adalah kain dengan motif bergaris-garis kecil yang secara tradisional menjadi pakaian khas masyarakat pedesaan di kalangan suku bangsa Jawa. Lurik yang berbahan dasar katun kasar memiliki harga yang relatif murah dan terjangkau untuk masyarakat kelas bawah. Lurik adalah bahan dasar untuk pembuatan Surjan.

Dalam perkembangan modern, lurik sekarang mendapat sentuhan warna-warna baru, sehingga dapat pula dipakai sebagai bahan kemeja atau sebagai komponen estetika pada rompi atau jas.

Sejarah

Menurut Ensiklopedi Nasional Indonesia (1997), lurik diperkirakan berasal dari daerah pedesaan di Jawa. Lurik pada masa itu dibuat dalam bentuk sehelai selendang. Fungsi sebagai penutup dada perempuan (kemben) dan alat untuk menggendong sesuatu dengan cara mengikatkannya pada tubuh. Penggunaan lurik kemudian berkembang. Tidak hanya menjadi milik rakyat, tetapi juga dipakai di lingkungan keraton.[1][2]

Penampakan kain lurik terdapat di Candi Borobudur. Dalam salah satu relief, digambarkan sesorang sedang menenun dengan alat tenun gendong. Prasasti Raja Erlangga dari Jawa Timur pada tahun 1033 menyebut kain Tuluh Watu sebagai salah satu nama kain lurik.[1][2]

Diduga, karya tenun lurik sudah populer di kalangan masyarakat zaman Kerajaan Majapahit. Hal ini dapat dilihat dari cerita Wayang Beber yang menggambarkan seorang kesatria melamar seorang putri raja dengan alat tenun gendong sebagai mas kawinnya.

Galeri

  • Bapak-bapak menggunakan baju berkain lurik
    Bapak-bapak menggunakan baju berkain lurik
  • Anak-anak menggunakan pakaian lurik.
    Anak-anak menggunakan pakaian lurik.

Referensi

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Lurik.
  1. 1 2 Anggraeni, Feti (2007). "Lurik, Dari Masa ke Masa". Majalah Artista. Vol. 10.{{cite magazine}}: |access-date= memerlukan |url=Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 "Modernisasi Tradisi, Lurik Pedan Menembus Zaman". Indonesia.go.id. 31 Desember 2019. Diakses tanggal 6 Juli 2020.

Lihat pula


Ikon rintisan

Artikel bertopik pakaian ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan